Indonesiadaily.net – Polusi udara yang disebut terus meningkat membuat orang tua harus ekstra hati-hati menjaga kesehatan anak. Asupan gizi dan juga menjaga lingkungan bersih menjadi cara yang tepat agar kesehatan anak terjaga.
Penyakit infeksi saluran pernapasan atau yang dikenal dengan ISPA menjadi yang paling menyerang anak-anak ketika polusi udara meningkat saat ini.
Ada cukup banyak virus serta bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada anak. Sebaiknya ibu perlu mengetahui jenis-jenis virus dan bakteri:
Melansir Halodoc, virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada anak antara lain rhinovirus, adenovirus, virus coxsackie, human metapneumovirus, dan virus parainfluenza. Sedangkan bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan pada anak adalah kelompok A beta-hemolytic streptococci, corynebacterium diphtheriae (diptheria), neisseria gonorrhoeae (gonore), klamidia pneumoniae (klamidia), dan kelompok C beta-hemolytic streptococci.
Sebaiknya hindari anak dari tempat keramaian. Tidak hanya tempat keramaian, virus dan bakteri ISPA dapat ditularkan pada tempat yang kurang memiliki ventilasi udara. Saluran keluar masuk udara yang kurang dapat mengurung virus maupun bakteri penyebab ISPA di satu tempat.
Virus dan bakteri dapat menyebar melalui sentuhan. Tidak ada salahnya untuk menghindari anak dari orang-orang yang berpotensi menularkan ISPA.
Jaga kebersihan lingkungan untuk menjauhkan anak dari penularan virus maupun bakteri ISPA. Jangan lupa untuk cuci tangan setelah berkegiatan di tempat ramai atau setelah bersentuhan dengan banyak orang. Virus atau bakteri ISPA dapat menular melalui tangan yang terpapar virus maupun bakteri.
Gejala ISPA pada Anak
Kenali gejala yang terjadi akibat penyakit ISPA pada anak. Pengobatan lebih awal nyatanya bisa mengurangi risiko dan akibat yang dihasilkan dari penyakit ISPA.
Saat virus atau bakteri masuk pada anak, biasanya anak akan mengalami kondisi hidung tersumbat atau produksi cairan dalam hidung terus bertambah. Selain itu, biasanya anak lebih sering untuk bersin serta batuk. Anak juga dapat mengalami demam serta kondisi sakit kepala.
Pencegahan ISPA pada Anak
Selain pengobatan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit ISPA, seperti:
Memberikan anak waktu istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh anak optimal.
Tidak hanya itu, asupan makanan yang penuh dengan nutrisi serta gizi juga memengaruhi kualitas daya tahan tubuh anak.
Jauhi anak dari paparan asap rokok dan debu.(*)
Editor: Nur Komalasari






