KPU Depok Lakukan Verifikasi Perbaikan Bacaleg di 17 Parpol

Kantor KPU Kota Depok.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok, Jawa Barat tengah melakukan verifikasi perbaikan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) di 17 partai politik (parpol).

Bacaan Lainnya

“Kami sedang melakukan verifikasi perbaikan dan kegandaan. Temuan bacaleg ganda yang di dua atau tiga parpol,” ungkap Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Depok, Fikri Tamau di Depok, Kamis (13/7/2023).

Fikri mengatakan KPU Depok belum mengetahui jumlah bacaleg yang sudah memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu legislatif 2024 dalam tahapan ini.

“Belum tahu berapa jumlahnya. Karena
mereka memperbaiki langsung ke sistem informasi pencalonan (SILON). Lalu dokumen yang diantarkan cukup banyak satu caleg harus memenuhi persyaratan,” ungkapnya.

Total 850 bacaleg yang mendaftar KPU Depok mencatat ada 151 orang bacaleg yang memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu legislatif 2024.

“Kami cek kembali yang 151 bacaleg yang sudah lolos persyaratan juga kami cek kembali,” ungkapnya.

“Semua berkas yang diminta KPU Depok sangat lengkap. Lalu masih ada 699 bacaleg yang tersebar di seluruh partai politik (belum memenuhi syarat). Artinya semua bacaleg di partai politik ada dokumen yang harus diperbaiki berkasnya,” tuturnya.

Dalam perbaikan verifikasi berkas bacaleg kata Fikri Tamau mereka harus memperbaiki berkas dokumen satu, dua, dan seterusnya.

“Sekarang ini tahapan verifikasi perbaikan bacaleg di 17 partai politik. Mulai hari ini 10 Juli sampai 6 Agustus 2023,” kata Fikri.

Ia menambahkan untuk penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) KPU Depok menetapkan pada 3 Oktober 2023 sesuai dengan jadwal.

“DCT KPU Depok tentukan pada 3 Oktober 2023. Sekarang ini (para calon peserta pemilu legislatif masih )Daftar Calon Sementara (DCS),” ungkapnya.

Fikri Tamau menjelaskan proses DCT peserta pemilu disesuaikan dengan amanat Undang Undang Dasar (UUD) .

“Artinya kenapa kok agak lama, karena amanat UUD yang mewajibkan kita jauh-jauh hari untuk mempersiapkan dokumen -dokumen yang dibutuhkan,” jelasnya.

“Selain itu perbaikan integrasi aplikasi SILON tentu semua orang harus beradaptasi untuk memudahkan , sehingga dengan adanya aplikasi SILON ini dimudahkan,” jelasnya.

“Harus adaptasi terhadap teknologi yang digunakan. Tentu kami menemukan kendala, tapi ada komunikasi yang baik sehingga pengumpulan perbaikan itu kan komunikasi dengan melakukan roadshow ke 17 parpol. Kemudian menayangkan kepada mereka menemukan kendala apa? ,” pungkasnya.

 

Penulis : M. Yadi
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *