Indonesiadaily.net – Sebagai bangsa besar dan negara beribu pulau, Indonesia dihuni oleh berbagai suku bangsa dengan adat budaya juga beragam. Yang menarik lagi, ada beberapa suku di Indonesia, sebagian besar penduduknya memiliki mata biru menyala sejak lahir. Dilansir dari berbagai sumber berikut, tiga suku di Indonesia berikut ini yang lahir bermata biru:
1. Suku Buton
Suku Buton berada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Suku Buton dikenal memiliki mata berwarna biru terang dengan kulit berwarna coklat.
Berdasarkan Pacific Press Agency, mata biru Suku Buton diturunkan dari nenek moyang mereka yang disebabkan oleh Sindrom Waardenburg, yakni kelainan langka yang menyebabkan mata berwarna biru dan kemerahan.
Ciri khas utama Sindrom Waardenburg adalah warna mata yang berbeda satu sama lain, seperti halnya Suku Buton. Biasanya, sindrom ini dialami 1 dari 42 ribu orang.
Suku Buton juga dapat ditemui dengan jumlah yang signifikan di luar Sulawesi Tenggara seperti di Maluku Utara, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Maluku, dan Papua dikarenakan migrasi orang Buton di akhir tahun 1920-an.
Seperti suku-suku di Sulawesi kebanyakan, suku Buton juga merupakan suku pelaut. Orang-orang Buton sejak lama merantau ke seluruh pelosok Nusantara dengan menggunakan perahu berukuran kecil yang hanya dapat menampung lima orang, hingga perahu besar yang dapat memuat barang sekitar 150 ton.
2. Suku Lingon
Lingon adalah sebuah suku pedalaman yang mendiami Halmahera, Provinsi Maluku Utara, Indonesia yang dikenal karena memiliki ciri fisik ras Kaukasoid yakni berkulit putih, berambut pirang, dan bermata biru, berbeda dengan suku-suku bangsa di Indonesia lainnya yang umumnya memiliki ciri fisik berkulit coklat, bermata coklat kehitaman dan berambut hitam.
Lantaran memiliki ciri fisik ala orang bule, maka tidak heran juga kalau orang-orang Lingon itu sangat cantik dan ganteng. Menurut cerita masyarakat, orang-orang Lingon memang seperti itu.
Sayangnya, masyarakat Lingon sendiri seperti tidak menyadari kelebihannya itu. Menurut cerita lagi, katanya gara-gara kecantikan luar biasa gadis-gadis Lingon, mereka pernah diculik suku lain untuk dijadikan istri. Ada kabar yang mengatakan mereka sudah punah, tapi ada yang bilang juga suku Lingon sengaja menjauh agar tidak diusik.
3. Desa Lamno Aceh
Bagi yang ingin melihat bule, tidak perlu jauh-jauh terbang ke Eropa. Cukup datang saja ke kampung bule di Provinsi Aceh, untuk melihat atau bercengkrama dengan bule. Kampung bule ini berada di Desa Lamno, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Aceh. Desa Lamno merupakan salah satu desa unik di Indonesia.
Masyarakat Desa Lamno dikenal memiliki ciri fisik seperti orang Eropa dan berbeda dengan warga Aceh kebanyakan. Masyarakat Desa Lamno memiliki postur tubuh tinggi, berkulit putih, hidung mancung, dan mata biru seperti ras Kaukasia.
Kabarnya hal ini berawal dari banyaknya orang Portugis yang berdagang di Aceh dan menikahi penduduk asli hingga memiliki keturunan. Namun, bencana tsunami tahun 2004 silam hampir membuat punah masyarakat keturunan Portugis di Desa Lamno.(*)
Editor : Nur Komalasari






