Indonesiadaily.net – Umumnya festival diselenggarakan untuk memperingati suatu peristiwa, mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan ras, suku, dan budaya. Tidak heran apabila banyak sekali festival-festival unik yang ada di seluruh dunia dengan ciri khasnya yang berbeda-beda. Berikut ini enam festival unik di dunia yang menarik untuk disimak.
1. Festival Up Helly Aa – Skotlandia
Festival Up Helly Aa atau festival Viking, telah berlangsung selama 140 tahun di Lerwick, Pulau Shetland, Skotlandia. Meski ada banyak versi lokal dari festival tersebut, festival Lerwick terkenal dengan kemegahannya. Festival unik ini melibatkan serangkaian pawai dan kunjungan, diakhiri dengan prosesi obor dan pembakaran kapal. Pada akhir Januari 2023, untuk pertama kalinya dalam sejarah, perempuan dilibatkan dalam festival ini.
Up Helly Aa dianggap sebagai festival api terbesar di Eropa. Festival ini pertama kali diselenggarakan pada abad ke-19 untuk menandai akhir musim dan menyambut musim baru.
“Up Helly Aa sangat berarti bagi Lewrick dan Shetland. Ini merayakan hubungan sejarah Norse dan banyak orang telah menantikannya,” kata Neil Moncrieff, yang terpilih sebagai Guizar Jarl tahun 2023. Guizar Jarl merupakan kepala festival yang mewakili kepala Viking.
2. Festival Musik Bawah Air – Amerika Serikat
Menarik banyak penyelam dan perenang snorkel di Looe Key Reef, sebuah area di Suaka Laut Nasional Florida Keys, festival ini diadakan setiap bulan Juli selama 25 tahun terakhir untuk menciptakan kesadaran seputar perlindungan terumbu karang dan mendorong penyelaman yang bertanggung jawab. Daftar putar radio yang dipilih sebelumnya dialirkan di bawah air melalui speaker yang digantung di bawah perahu yang ditempatkan di terumbu karang
Instrumennya terinspirasi oleh kehidupan laut dan memiliki nama yang menarik seperti bass-oon dan trombonefish. Karena suara bergerak jauh lebih cepat di dalam air daripada di udara, pengalaman mendengarkan live music di bawah air menjadi pengalaman yang sangat unik. Stasiun radio lokal, WWUS 104.1 FM, juga menyiarkan acara tersebut secara langsung untuk dinikmati oleh non-penyelam.
3. Festival Paus Hermanus – Afrika Selatan
Festival Paus Hermanus telah berjalan setiap tahun sejak 1992. Di tahun perayaan ke-31, festival ini merupakan bentuk penghargaan untuk kisah Wendy the Whale yang terdampar di pantai Hermanus pada tahun 1930-an. Penduduk kota bersatu dan mengembalikan Wendy ke laut, setelah itu dia kembali tahun demi tahun untuk mengunjungi teman-temannya.
Kisah Wendy merupakan pengingat bagi kita akan kemampuan manusia untuk hidup berdampingan secara damai dengan alam dan kekuatan keinginan masyarakat untuk melindungi lingkungan. Saat ini, Pantai Hermanus adalah tempat terbaik di dunia untuk melihat paus.
4. Festival Mai Dulce – Moldova
Festival Mai Dulce di Chisnau, Moldova, adalah tempat impian bagi siapa pun yang menyukai makanan manis. Berbagai macam manisan tradisional Moldova buatan rumah tersedia di festival ini, termasuk croissantdengan selai kelopak mawar, kue kering dengan biji poppy, dan berbagai kue, selai, biskuit, kue mangkuk, dan permen.
Diadakan pada bulan Mei setiap tahun, acara ini menarik banyak sekali orang dari segala usia, yang ingin sekali menikmati suguhan manis dan berendam dalam suasana ceria. Orang dewasa menghidupkan kembali masa kecil mereka, sementara anak-anak merayakan awal liburan musim panas yang manis.
5. Busójárás – Hungaria
Busójárás, merupakan ritual tahunan kuno dengan sejarah ratusan tahun yang diakui UNESCO untuk merayakan akhir musim dingin dan awal musim semi di kota kecil Mohács. Festival ini diselenggarakan selama enam hari berturut-turut. Bagian penting dari festival ini adalah Busós, yaitu momen di mana penduduk kota mengenakan kostum menakutkan berdasarkan pakaian Turki Ottoman, topeng kayu, dan jubah yang terbuat dari kulit domba.
Ada berbagai macam kegiatan yang bisa dinikmati di Busójárás, seperti lokakarya, tarian rakyat, pertunjukan musik, penyamaran, lokakarya kreatif, atau sekadar duduk di dekat api unggun dan mendengarkan cerita. Jangan lupa untuk mencicipi hidangan tradisional Hongaria seperti lángos, kue cerobong asap, sosis pedas, dan donat mini segar.
6. Festival Lumpur Boryeong – Korea Selatan
Festival Lumpur Boryeong merupakan festival musim panas populer yang menarik baik bagi orang Korea maupun orang asing. Dataran lumpur Pantai Daecheon di Korea Selatan berubah menjadi taman bermain raksasa untuk segala usia setiap tahun selama musim panas. Sementara salah satu ujung pantai memiliki zona lumpur untuk anak-anak, ujung lainnya adalah tempat orang dewasa dapat ikut serta dalam aktivitas.
Selain sangat menyenangkan, lumpur dikatakan penuh dengan khasiat obat yang akan membuat kulit tampak bercahaya. Jika kamu tertarik mengikuti festival ini, disarankan untuk memakai pakaian yang bisa dibuang setelah festival. Festival ini umumnya diadakan antara Juli dan Agustus setiap tahun.(*)
Editor : Nur Komalasari






