Indonesiadaily.net -Salah satu hewan paling mematikan dunia, ular king kobra belum lama ini pernah masuk ke dalam rumah warga. Kali ini dialami Pamuji, warga Desa Sukoharjo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pamuji menemukan ular berbisa tersebut di rumahnya, Selasa (30/5/2023), setelah ia bersama istri dan anaknya pulang dari acara keluarga sekitar pukul 22.00 WIB. King kobra tersebut kemudian diamankan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pacitan. Lantas, hal apa saja yang seharusnya dilakukan ketika king kobra masuk rumah? Berikut penjelasannya.
Pakar Herpetofauna Universitas Brawijaya (UB) Malang Nia Kurniawan menjelaskan, king kobra (Ophiophagus hannah) merupakan ular dari famili Elapidae. King kobra berasal dari famili yang sama dengan kobra jawa atau Naja sputatrix. Pria yang akrab disapa Wawan tersebut juga menjelaskan, king kobra maupun kobra memiliki bisa yang berbahaya.
“Mematikan jika tergigit oleh manusia,” kata Wawan dikutip dari Kompas.com. Ia menambahkan, king kobra dan kobra dapat ditemukan di Pulau Jawa tetapi keduanya merupakan jenis ular yang berbeda.
Bila dilihat sekilas, king kobra dan kobra memiliki ciri fisik yang hampir sama karena bentuk seperti sendok ketika memipihkan lehernya. Dalam hal ini, kobra memiliki kemampuan untuk menyemburkan bisa sementara king kobra tidak dapat melakukan hal ini.
Perbedaan lain dari kedua ular tersebut adalah king kobra dapat memangsa jenis ular lain tetapi kobra tidak demikian. Panjang tubuh king kobra juga dapat mencapai 365-548 sentimeter, sedangkan panjang tubuh kobra berkisar 61-304 sentimeter.
Ketua Yayasan Sioux Indonesia One mengatakan, king kobra sebenarnya termasuk ular yang jarang sekali masuk rumah warga. Kendati demikian, ada beberapa faktor yang menyebabkan king kobra dapat masuk rumah, seperti dialami oleh Pamuji.
“Sebenarnya ular king kobra memang jarang sekali masuk ke rumah warna dikarenakan habitatnya yang agak jauh beda dengan ular kobra atau Naja,” kata One.
Ia menjelaskan, ada 2 penyebab ular king kobra masuk rumah, yakni: Habitat king kobra sudah sedikit atau berkurang. King kobra yang dijadikan hewan peliharaan lepas. One juga mengatakan, tempat persembunyian king kobra di rumah sebenarnya tidak berbeda dengan ular lainnya.
“Namun, ular ini sangat berbeda. Ular ini biasanya akan lebih sensitif dan menyerang,” tambahnya.
Perlu diingat bahwa king kobra memiliki bisa mematikan yang dapat membunuh manusia setelah mematuk. Peristiwa king kobra menggigit pernah menewaskan Imam Rokhani (49), warga Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Ia tewas digigit king kobra peliharaannya saat hendak mengganti air minum ular ini pada Minggu (23/10/2023). Selain itu, asisten Pandji Petualang juga tewas setelah digigit king kobra pada Minggu (18/12/2022) lalu. One mengingatkan, orang yang menemukan king kobra di rumahnya untuk tidak bermain-main dengan ular ini. Berikut cara bertindak yang benar ketika ular king kobra masuk rumah:
Jangan mendekat. Langsung mengambil keputusan untuk menjauh tanpa ragu-ragu. Jika terpaksa gunakan sapu atau benda dengan bergagang untuk menjauhkan king kobra dengan tetap fokus ke kepala dan pergerakan ular.
Ingatlah untuk tidak mencoba memegang atau melumpuhkan king kobra yang masuk rumah agar terhindar dari bahaya.
Segera panggil pemadam kebakaran atau profesional ular untuk mengamankan king kobra dari rumah.(*)
Editor : Nur Komalasari






