Pemkot Depok Beri Santunan Kematian ke Korban Hanyut

Indonesiadaily.net- Dua korban hanyut gorong-gorong mendapat bantuan santunan kematian (sankem) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Bantuan sankem itu diberikan oleh Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono dan jajarannya pada Jumat (28/04/2023) kepada ahli waris sebesar masing-masing Rp15 juta.

“Sebelumnya kami atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok turut berbelasungkawa atas berpulangnya dua korban hanyut yang terseret arus gorong-gorong RW 17 Panmas,” kata  Imam Budi Hartono.

Bacaan Lainnya

Imam berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi dan warga sekitar bisa secara gotong royong memperbaiki kondisi lingkungan.

“Lingkungan perlu dirawat, agar ada lahan yang berfungsi sebagai resapan air. Kami juga berpesan agar warga melakukan penanaman pohon untuk penghijauan,” tutur Bang Imam.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan, santunan yang diberikan ini di luar sankem reguler yang besarnya Rp 2 juta. Sebab, kejadian ini termasuk kategori bencana non alam.

“Kalau yang reguler sebesar Rp 2 juta, namun ini termasuk bencana non alam dan atas pertimbangan rekomendasi Wali Kota Depok Mohammad Idris, maka kami berikan santunan untuk korban meninggal dalam peristiwa ini dengan besaran non reguler maksimal Rp 15 juta,” paparnya.

Di tempat yang sama, ahli waris sekaligus orang tua dan kakek dua korban hanyut, Ruslan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemkot Depok. Nantinya, sankem ini akan digunakan untuk mengurus pengajian dan kebutuhan sehari-hari.

“Santunan ini akan kami bicarakan dulu kepada keluarga besar untuk keperluan apa. Yang jelas untuk pengajian dan tahlilan,” pungkasnya.

 

Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *