Indonesiadaily.net – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Muh Jumhur Hidayat dijadwalkan menghadiri kegiatan penanaman pohon Kelompok Tani Hutan bersama BNN Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan yang digagas Forum Silaturahmi Petani Hutan Mojokerto (Wilwatikta) itu akan digelar di Petilasan Gajah Mada, Dusun Jabung, Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kamis (22/10/2026).
Ketua Forum Silaturahmi Petani Hutan Mojokerto Wilwatikta Achmad Yani mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai aksi penghijauan. Penanaman pohon juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemulihan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
“Ini menjadi langkah awal untuk pemulihan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Achmad Yani.
Menurut dia, kegiatan tersebut mengusung tema “Tumbuh Kembali – Menanam Kehidupan, Menumbuhkan Harapan”. Konsep itu menempatkan penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan yang menghubungkan pemulihan lingkungan dengan terciptanya aktivitas masyarakat yang produktif, legal, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, kelompok tani hutan akan melakukan penanaman pohon bersama BNN Provinsi Jawa Timur, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, serta pihak terkait. Selain itu, agenda juga diisi deklarasi Gerakan Tumbuh Kembali dan simbolisasi “Pohon Harapan”.
Achmad Yani menjelaskan, tanaman produktif diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka menengah dan panjang. Pengelolaan tanaman nantinya dapat dikembangkan melalui kelompok masyarakat, koperasi, maupun kelembagaan ekonomi lokal.
“Kami ingin kegiatan ini berlanjut menjadi program yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan klien pascarehabilitasi BNN Provinsi Jawa Timur. Keterlibatan mereka diarahkan sebagai bagian dari lingkungan sosial yang mendukung proses pemulihan sekaligus membuka ruang untuk berkontribusi dalam kegiatan masyarakat.
Forum Wilwatikta berharap kegiatan penanaman pohon tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Gerakan itu diharapkan menjadi titik awal pengembangan model pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan pemulihan lingkungan dengan alternatif sumber penghidupan yang legal dan produktif.
“Harapannya, masyarakat dapat ikut menjaga lingkungan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi,” kata Achmad Yani.
Dalam surat undangan yang disampaikan kepada Muh Jumhur Hidayat, Forum Wilwatikta berharap kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dapat memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Selain penanaman pohon, rangkaian acara mencakup deklarasi Gerakan Tumbuh Kembali dengan komitmen “Pulih, Tumbuh, Berkontribusi, Menjaga Lingkungan”.
Melalui kegiatan tersebut, Forum Wilwatikta mendorong agar upaya penataan dan pemulihan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat sehingga memberikan manfaat ekologis dan ekonomi dalam jangka panjang.(*)






