Kerap Pamer, Mantan Kepala Bea Cukai DIY Dipanggil KPK

Tahanan KPK di momen natal

Indonesiadaily.net – Kerap memamerkan kekayaannya, mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangannya soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada hari ini.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri membenarkan adanya pemanggilan tersebut.

Bacaan Lainnya

“(Eko Darmanto) diundang untuk hadir pukul 09.00 WIB,” ujar Ali dilansir dari Suara.com.

Menurut dia, Eko dipanggil untuk menjalani pemeriksaan klarifikasi LHKPN di gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Untuk diketahui, selain eks pejabat Dirjen Pajak, Rafael Alun, KPK juga akan mengklarifikasi dan menelusuri dugaan ketidakwajaran kekayaan pejabat di Kementerian Keuangan. Salah satunya adalah mantan Kepala Bea Cukai DIY, Eko Darmanto.

Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto. (Dok. DJBC)
Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto. (Dok. DJBC)

Gaya Eko Darmanto yang dinilai kerap flexing atau pamer kekayaan di media sosial memantik perhatian publik. Hal itu seiring dengan mencuatnya kasus Rafael Alun.

Hal itu juga menjadi perhatian KPK, komisi antirasuah melihat harta kekayaan Eko Darmanto tidak terlalu banyak. Tapi, utangnya justru mengalami peningkatan yang signifikan.

KPK melihat utang Eko Darmanto meningkat drastis dalam kurun setahun. Utang tersebut tidak sebanding dengan penghasilannya.

Sebagaimana diketahui, gaya sejumlah pejabat yang kerap flexing atau pamer harta kekayaan tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pemantiknya, muncul kasus penganiayaan yang melibatkan anak pejabat ddi perpajakan dan kemudian merembet ke kehidupan mewahnya yang disorot.

Hal tersebut terus merembet dengan sorotan publik terhadap haya hidup mewah sejumlah pejabat lainnya.(*)

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *