Lucky Hakim Undurkan Diri, Imam: Alhamdulillah di Depok Harmonis

Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono foto bersama istrinya terlihat harmonis. (Sumber foto twitter@imambudihartono)

Indonesiadaily.net – Keputusan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk mundur dari jabatannya direspon banyak pihak. Salah satu nya Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono. Menurut Imam hal tersebut adalah wajar dalam dinamika politik. Dirinya mengaku di Depok harmonis dan bersyukur masih diberi kesempatan mendampingi Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

“Banyak wali dan wakil pecah kongsi seperti kasus Wabup Indramayu, Alhamdulillah Kami di Kota Depok sangat harmonis, terima kasih pak Wali Kota dan doa semua warga Depok,” tulis Imam Budi Hartono yang dikutip dari Twitternya @imambudihartono.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, Lucky Hakim yang juga seorang aktris sinetron menjabat seorang pejabat esekutif di Kabupaten Indramayu.  Namun dirinya memilih mundur  dari jabatan yang diembannya.

Surat pengunduran sebagai Wakil Bupati Indramayu itu pun tersebar di media sosial, Lucky Hakim mengirim surat itu ke pimpinan DPRD Indramayu pada 8 Februari 2023.

Surat itu berisi permohonan pengunduran diri dan pernyataan berhenti sebagai wakil bupati Indramayu. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Lucky Hakim.

Dikutip dari liputan6.com, Lucky Hakim mengakui lebih baik menerima hujatan dibandingkan dengan membohongi masyarakat dengan janji kampanyenya yang tidak terwujud. Ia mengaku malu jika tetap bertahan, namun tidak sanggup mengemban amanah masyarakat Indramayu.

“Mending saya malu saat ini, berharap Allah memaafkan dan masyarakat Indramayu memaafkan, ketimbang pertanggungjawaban saya dunia akhirat,”ujarnya.

“Mungkin konsekuensinya saya akan dihujat seluruh masyarakat di Indonesia. Itu lebih tenang daripada saya dengan segala kemewahan dan melihat semua orang saya bohongi, makan gaji buta. Lebih baik saya dihujat dan mengakui kesalahan saya,” tutup Lucky Hakim.

Terkait karier politik Lucky Hakim, itu dimulai pada 2012 silam. Saat itu ia bersama Dadang Mulyani maju sebagai Calon Wali Kota – Wakil Wali Kota Bekasi. Salah satu kader PAN ini, saat perhitungan suara akhir ternyata gagal meraih kemenangan.

Kegagalannya di Pemilu Wali Kota Bekasi tidak membuat Lucky berhenti berkarier di dunia politik. Dua tahun kemudian, ia maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI sebagai anggota DPR.

Lucky lantas terpilih menjadi anggota DPR periode 2014-2019. Tidak sampai akhir masa jabatannya habis, pada 2018 Lucky memutuskan mundur dari PAN, sehingga posisinya di DPR terpaksa digantikan oleh Intan Fitriana Fauzi. (*)

 

 

Penulis : Irwan Supriyadi
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *