Anak Muntah saat Tertidur, Sejumlah Kondisi Ini Mungkin jadi Penyebabnya

Indonesiadaily.net – Orang tua mungkin pernah mengalami kondisi dimana anak yang masih balita mengalami muntah pada saat tertidur.

Anak yang tertidur lalu terbangun dengan kondisi mual kemudian muntah bisa disebabkan sejumlah faktor. Bahkan pemicunya bisa dikarenakan hal yang sepele, seperti makan berlebihan, sebelum tidur melompat berlebihan, atau juga tertawa terbahak-bahak dan menangis tersedu-sedu.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut mampu membuat gas masuk ke dalam perut secara berlebihan. Nah, konsumsi beberapa jenis makanan tertentu menjelang tidur, seperti sambal, saus, buah yang masam, santan, gorengan, teh, kopi, teh, dan minuman bersoda, juga dapat memicu muntah.

Selain hal tersebut, kondisi kesehatan lainnya juga menjadi pemicu yang harus diwaspadai orang tua.

Berikut ini, gangguan kesehatan yang dapat dicurigai menjadi penyebab anak muntah saat tidur seperti dilansir dari alodokter:

Gangguan pencernaan, seperti gastroesophageal reflux disease, gastritis, alergi makanan, gastroenteritis, obstruksi usus

Infeksi virus atau bakteri, termasuk infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga, infeksi saluran kemih

Kelainan di kepala, seperti habis terbentur, tumor, gangguan pembuluh darah

Faktor lain, seperti efek samping obat, mimpi buruk, tersedak benda asing, gangguan hati, gangguan saluran empedu, dan sebagainya.

Apabila muntah ini tidak berlanjut hingga keesokan harinya, apabila usai bangun tidur anak Anda juga tidak tampak lemas, demam, berkeringat berlebih, kuning, diare, nyeri perut, dan menurun nafsu makannya, seringnya kondisi ini tidaklah berbahaya.

Namun bila sebaliknya yang terjadi, maka sebaiknya Anda periksakan ia langsung ke dokter atau dokter anak.

Bila mencurigai ada kondisi serius, bisa jadi dokter nantinya akan mengarahkan anak Anda agar diperiksa darahnya, urinnya, atau dilakukan pemeriksaan rontgen dan USG.

Sementara ini, Anda janganlah dulu panik. Anda bisa lakukan dulu:

Beri anak makan porsi kecil-kecil namun sering

Jangan dulu berlebihan memberi anak makanan-makanan yang rentan memicu muntah (seperti telah kami jabarkan di atas)
Beri anak banyak minum, terutama air putih

Sebisa mungkin, batasi pemberian makan saat mendekati waktu tidur

Biasakan anak makan sambil duduk dan tenang

Hanya beri anak Anda makan dan minum yang bersih dan matang sempurna.

Saat tidur, posisikan kepala dan dada anak lebih tinggi, atau minta ia tidur miring supaya tidak tersedak jika terjadi muntah kembali.

Minta anak lebih banyak beristirahat.
Jangan dulu beri anak sembarang obat, termasuk obat anti muntah.

 

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *