Tiga Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu

cara mengusir laron
Ilustrasi Laron yang sedang berkumpul di cahaya lampu.

Indonesiadaily.net – Disaat musim hujan, laron kerap bermunculan. Serangga kecil tersebut, biasanya hadir usai hujan dan berkumpul di sumber cahaya dan mengusir laron.

Kondisi lembap saat musim penghujan membuat laron keluar dari persembunyiannya di dalam tanah. Untuk menghangatkan diri, laron akan mendekati sumber cahaya seperti lampu.

Bacaan Lainnya

Hal itu tentunya kerap menganggu. Namun, ada beberapa cara untuk bisa mengusir laron.

Biasanya, mematikan lampu dan menaruh air dalam wadah di bawahnya bisa membantu mengusir laron. Namun, ada cara lain yang bisa dilakukan, berikut di antaranya.

1. Ganti kayu rusak

Kayu yang mulai rusak atau rapuh bisa jadi sarang laron di rumah. Maka itu, penting untuk membuang atau mengganti kayu yang telah jadi sarang laron ini.

Pasalnya, laron dan rayap lain akan tetap bersarang di rumah jika kayu yang menjadi sarang tidak segera diganti.

2. Gunakan pestisida atau penyemprot serangga

Penyemprotan pestisida alami atau semprotan serangga dapat membantu membasmi laron dan rayap. Pastikan gunakan pestisida yang tidak beracun untuk melindungi perabotan rumah tangga dan paru-paru Anda beserta keluarga.

Mengutip Homes and Gardens, semprotan alami ini bisa dibuat dari sabun cuci piring cair, air, dan beberapa tetes minyak peppermint.

Laron membenci aroma kuat seperti peppermint. Cairan ini bisa melumpuhkan laron dan membuat mereka dehidrasi dan hingga lemas.

3. Serang koloni laron

Cara terbaik mengusir laron adalah dengan menyerang koloni mereka. Anda tidak bisa menyerang mereka satu per satu karena laron-laron yang lain akan datang kembali.

Mengutip The Spruce, Anda bisa menyerang koloni laron dengan memberinya umpan yang diracuni.

Sebagai alternatif, masukan insektisida ke sarang mereka. Untuk cara ini, hal pertama yang harus diketahui adalah letak sarang laron yang berada di dekat rumah Anda.

Demikian beberapa cara mengusir laron yang bisa Anda lakukan di musim penghujan ini. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *