Daftar Bos Kartel Bisnis Narkoba Terkaya di Dunia

Bisnis narkoba dunia 1

Indonesiadaily.net – Bisnis narkoba termasuk dalam bisnis ilegal di belahan dunia manapun. Meskipun bisa meraup keuntungan yang fantastis untuk bos-bos kartel yang menjalankan bisnis narkoba.

Namun, karena bisnis ini ilegal, penghitungan kekayaan dari bos kartel narkoba cukup sulit dan memerlukan laporan-laporan serta temuan dari pihak berwenang.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Worthly.com, Senin 9 Januari 2023, berikut ini daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia.

1. Pablo Escobar

Bisnis narkoba dunia 1

Pablo Escobar menjadi gembong narkoba paling terkenal dan paling kaya yang pernah hidup. Dia adalah pendiri Kartel Medellin dan merupakan salah satu penjahat terkaya dalam sejarah.

Selama masa jaya Kartel Medellin, diperkirakan Pablo memasok 80% kokain yang dijual di Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung, dari bisnis ilegal narkoba kartel tersebut menghasilkan lebih dari $60 juta dolar setiap hari. Diketahui, diri Escobar memiliki kekayaan mencapai US$ 30 miliar atau Rp 468,9 triliun (kurs Rp 15.630).

Ketika dia masih hidup, dia adalah salah satu individu terkaya di seluruh dunia. Namun demikian, Escobar akhirnya terbunuh dalam penggerebekan pada tahun 1993.

2. Amado Carrillo Fuentes

Amado Carrillo Fuentes merupakan gembong narkoba asal Meksiko. Ia mengambil alih Kartel Juarez setelah membunuh pemimpinnya, Rafael Aguilar Guajardo, dengan tangannya sendiri.

Amado dikenal sebagai “penguasa langit” karena dia memiliki 27 jet Boeing 727 yang terbang secara teratur ke Amerika Serikat membawa kokain. Diperkirakan dia memiliki harta senilai US$ 25 miliar dolar atau Rp 390,7 triliun, menjadikannya salah satu raja narkoba terkaya.

Ketika berbagai pemerintah mulai mencoba dan menangkap Amado, dia memilih untuk menjalani operasi plastik di wajahnya untuk mengubah penampilannya. Namun, dia meninggal selama menjalani operasi.

3. Dawood Ibrahim Kaskar

Dawood Ibrahim Kaskar adalah seorang gembong narkoba dan kriminal yang memimpin sindikat D-Company yang terkenal di India. Organisasi Dawood mengawasi segalanya mulai dari pembunuhan hingga perdagangan narkoba.

Diperkirakan kekayaan Dawood bernilai sekitar US$ 6,7 miliar atau Rp 104,7 triliun dan menjadi salah satu penjahat yang paling dicari.

4. Ochoa Bersaudara

Jorge Luis Ochoa Vasquez, Juan David Ochoa Vasquez, dan Fabio Ochoa Vasquez merupakan 3 bersaudara di antara para pendiri Kartel Medellin. Sebelumnya mereka sudah memproduksi dan menjual kokain hingga akhirnya bergabung dengan Pablo Escobar.

Selama puncak operasi, mereka diperkirakan memiliki kekayaan bersih gabungan sekitar US$6 miliar atau Rp 93,7 triliun. Saat kerajaan narkoba mereka mulai runtuh, Jorge dan Juan David akhirnya menyerah kepada pemerintah Kolombia dan Fabio diekstradisi ke Amerika Serikat.

5. Jose Gonzalo Rodriquez Gacha

Bisnis narkoba dunia 5

Jose Gonzalo Rodriquez Gacha adalah gembong narkoba dari Kolombia dan salah satu pendiri Kartel Medellin bersama Pablo Escobar, Ochoa Bersaudara, dan Carlos Lehder. Ia berperan dalam membantu persiapan berbagai rute perdagangan di seluruh Amerika Selatan. Ia juga membangun berbagai laboratorium di hutan tempat mereka membuat kokain.

Ketika pemerintah Kolombia mulai sering melawan Kartel Medellin, Rodriquez adalah salah satu tokoh utama yang mengatur penculikan dan pengeboman terhadap polisi, VIP, hakim, dan berbagai anggota pemerintah. Namun, akhirnya dia terbunuh dalam penggerebekan polisi pada tahun 1989.

Diperkirakan dirinya memiliki harta senilai US$ 5 miliar atau Rp 78,1 triliun.

6. Khun Sa

Sebelum menjadi gembong narkoba, Khun Sa merupakan pemimpin militer Shan. Namun, ia kabur ke Myanmar selama akhir perang saudara China.

Dalam pelariannya, ia mulai terlibat dengan opium dan menjual heroin karena dia mengawasi produksi dan alat transportasi obat-obatan di Asia Tenggara. Khun Sa akhirnya didakwa oleh Amerika Serikat atas operasi narkobanya, dan kemudian menyerah kepada pemerintah Myanmar dengan harapan dia tidak akan diekstradisi ke AS.

Diketahui dirinya memiliki harta senilai US$ 5 miliar atau Rp 78,1 triliun.

7. Gilberto dan Miguel Orejuela

Gilberto dan Miguel Orejuela adalah pendiri Kartel Cali, salah satu pesaing utama dari Kartel Medellin. Awalnya, kartel ini mengirim ganja ke Amerika Serikat, tetapi segera beralih ke kokain.

Selama masa pertumbuhan mereka, diyakini bahwa Gilberto dan Miguel memiliki kekayaan bersih gabungan sebesar US$ 3 miliar atau Rp 46,8 triliun. Akhirnya keduanya ditangkap, diekstradisi ke Amerika Serikat, dan menjalani hukuman penjara 30 tahun di penjara dengan keamanan maksimum.

8. Carlos Lehder

Carlos Lehder merupakan salah satu pendiri Kartel Medellin. Awalnya, ia bergabung dengan kartel tersebut sebagai pemimpin tentara militer gerilya yang melawan berbagai kelompok di Kolombia yang ingin menjatuhkan Kartel Medellin.

Pada 1970, ia membeli dan mengoperasikan pulau di Bahama untuk pengiriman narkoba dari Kolombia ke Amerika Serikat. Namun, ia mulai memperlakukan penduduk sana dengan semena-mena. Hal tersebut membuatnya diserang oleh kartelnya sendiri dan ditangkap oleh Amerika Serikat.

Selama berbisnis narkoba, diketahui dirinya memiliki harta senilai US$ 2,7 miliar atau Rp 42,2 triliun.

9. Griselda Blanco

Griselda merupakananggota Kartel Medellin yang terkenal kejam. Dia bekerja di New York dan Miami untuk membantu pengiriman kokain yang berakhir di Amerika Serikat dari tahun 1970-an hingga 1980-an.

Diperkirakan bahwa operasinya di Amerika Serikat pada puncaknya menghasilkan pendapatan sekitar $80 juta dolar setiap bulan. Namun, ia menjadi lebih kejam dan paranoid dalam tahun-tahun berikutnya. Sama seperti gembong narkoba lainnya, akhirnya ia ditangkap.

Namun, karena kasusnya berantakan, ia berhasil kabur ke Kolombia sebelum akhirnya terbunuh pada tahun 2012. Diperkirakan Griselda memiliki harta senilai US$ 2 miliar atau Rp 31,2 triliun.

10. Joaquín “El Chapo” Guzman Loera

Bisnis narkoba dunia 10

Joaquin “El Chapo” Guzman Loera merupakan gembong narkoba asal Meksiko. Ia merupakan pemimpin Kartel Sinaloa dan dianggap sebagai gembong narkoba paling kuat dan terkenal di dunia saat ini.

Kartel Sinaloa, utamanya menjual kokain, metamfetamin, heroin, dan ekstasi yang sebagian besar dikirim ke Amerika Serikat. El Chapo telah ditangkap beberapa kali tetapi selalu berhasil melarikan diri. Terakhir, dirinya ditangkap dan diekstradisi ke Amerika Serikat pada tahun 2017.

Diperkirakan, ia memiliki kekayaan senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15,5 triliun. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *