Indonesiadaily.net – Mengawali pergantian tahun selalu identik dengan munculnya sebuah harapan tujuan baru yang ingin dicapai di masa mendatang. Seperti Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H.M Hasbullah Rahmad berharap dan optimis di 2023 Indonesia menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Resolusi dimaksudkan tak hanya untuk mencapai tujuan, tapi juga media refleksi diri dan belajar dari pengalaman tahun lalu, agar dapat menyikapi masa depan dengan lebih baik,” kata Hasbullah.
Hasbullah yang menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat ini menegaskan bahwa Resolusi bukan sekadar simbolisme memperingati tahun baru saja, tapi juga merayakan pengembangan diri secara positif.
“Apapun jenis resolusi yang dibuat, resolusi dapat menjadi pemantik semangat bagi diri. Tak masalah untuk tidak selalu memperbarui resolusi pada tahun baru, asalkan pengembangan diri ke arah yang lebih baik selalu dilakukan,” sambung Hasbullah.
Bagi Hasbullah resolusi di 2023 adalah perbaikan di segala sektor, di mana merupakan refleksi di 2022 yang masih dalam proses pemulihan pasca pandemic Covid-19.
“Harus semua sektor kita perbaiki, mulai dari pribadi kita, pekerjaan dan tanggung jawab kita,” terang Hasbullah yang juga Sekretaris DPW PAN Jawa Barat ini.
Menurut Hasbullah, sudah cukup membiarkan Covid-19 meluluhlantahkan semua sektor, sehingga di 2023 harus segera berbenah dan menata Kembali sejumlah perencanaan pembangunan yang tertunda akibat pandemi.
“Kita sudah harus bergerak maju kedepan, terlebih saat ini pemerintah sudah mencabut kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), jadi kita sudah bisa berakselerasi dengan baik untuk menghasilkan output yang maksimal,” katanya.
Hasbullah menerangkan, di 2023 muncul kekhawatiran akan ada krisis global, mulai dari ekonomi, energi dan pangan. Namun, dia meyakini bahwa Indonesia sudah bisa mengantisipasi hal tersebut, sehingga tidak terlalu berdampak signifikan.
“Kan ada kabar sampai beberapa negara mengalami kebangkrutan, tapi saya yakin Indonesia bisa survive, karena pondasi ekonominya sudah bagus,” ucap Hasbullah. (*)






