Jaga Kesehatan, Ini Manfaat Konsumsi Suplemen Tambahan untuk Anak

Indonesiadaily.net – Suplemen bagi anak usia 1 hingga 12 tahun memiliki sejumlah manfaat. Banyak anak mungkin kesulitan untuk mengonsumsi suplemen, baik itu berbentuk kapsul, pil, dan cair.

Ditambah dengan kabar adanya zat berbahaya yang terkandung dari obat sediaan sirup yang membuat kasus gagal ginjal aku menjadi naik beberapa bulan lalu.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut membuat orang tua sangat selektif untuk memilih suplemen pada anak.

Namun, melansir Suara.com, pandemi COVID-19 yang belum berakhir menjadi pengingat bagi para orang tua agar memperkuat benteng daya tahan tubuh buah hati. Karenanya, imunitas anak perlu dibina dan dikembangkan sejak dini.

Suplemen makanan praktis pun menjadi solusi meningkatkan kualitas kesehatan anak, khususnya bagi para orang tua yang khawatir buah hatinya menolak mengonsumsi vitamin dalam bentuk pil, kapsul, serta cair.

“Suplemen mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino, atau bahan lain yang berasal dari tumbuhan atau bukan tumbuhan yang memiliki nilai gizi dan/atau efek fisiologis,” ujar ahli gizi independen Ulfah Mahardika Pramono Putri, S.Gz dalam siaran pers dilansir dari Suara.com.

Terlebih, suplemen makanan juga bisa membantu anak mendapatkan zat gizi mikro yang kerap pemenuhannya menjadi masalah umum yang dialami. Ia menambahkan bahwa produk multivitamin yang tersedia di pasaran dapat menjadi pilihan pelengkap gizi anak.

“Asupan makan yang sedikit mengakibatkan terjadinya malnutrisi hingga gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan anak,” ujar Ulfah.

Ulfah melanjutkan bahwa zat-zat gizi yang terkandung dalam komposisi multivitamin juga dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin atau hormon pengatur rasa lapar yang diproduksi di lambung. Hormon tersebut juga diproduksi dalam pankreas, usus halus, serta bagian hipotalamus di otak dalam proporsi lebih kecil.

Dengan meningkatnya hormon ghrelin, maka nafsu makan anak juga akan meningkat, sehingga status gizi baik anak dapat dipertahankan. Pemberian zat gizi yang lebih spesifik, kata dia sesuai dengan jenis dan dosisnya sangat penting untuk tumbuh kembang anak.(*)

 

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *