Penderita Asam Urat Wajib Konsumsi Brokoli, Ini Manfaatnya

Indonesiadaily.net – Saat ini, ada banyak makanan sehat dan lezat yang baik bagi penderita asam urat, salah satunya adalah brokoli.

Sayuran renyah berwarna hijau ini mengandung sejumlah nutrisi yang baik bagi penderita asam urat serta dapat mencegah gejalanya memburuk

Bacaan Lainnya

Lalu, kenapa brokoli baik bagi penderita asam urat? Coba simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.

Brokoli termasuk sebagai makanan yang direkomendasikan bagi penderita asam urat.

Sayuran renyah yang mirip se-bucket bunga ini memiliki banyak manfaat untuk mencegah pembentukan asam urat di dalam tubuh karena kandungan purinnya yang rendah.

Purin adalah pemicu asam urat yang dapat menumpuk di dalam darah, ketika kadarnya terlalu tinggi maka dapat membentuk kristal di area persendian.

Dari situlah nyeri pada persendian atau gejala serangan asam urat bisa muncul secara tiba-tiba.

Dalam sebuah studi di tahun 2014 tentang jumlah purin pada makanan, brokoli mengandung sekitar 70 mg purin per takaran saji 100 gram.

Sedangkan makanan yang digolongkan ke dalam purin tinggi adalah sekitar 300 mg per takaran saji 100 gram.

Para ilmuwan kemudian mencatat bahwa sayuran ini digolongkan sebagai sayuran dengan kadar purin rendah.

Hal ini menandakan bahwa brokoli dapat dijadikan pilihan makanan lezat dan sehat bagi penderita asam urat untuk dikonsums

Melansir laman Healthline, selain kadar purin yang rendah, sayuran tersebut juga menawarkan sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Brokoli mengandung tinggi vitamin C. Menurut laporan Arthritis Foundation, kandungan nutrisi tersebut sangat baik dalam mengurangi gejala asam urat kambuh.

Pasalnya ketika vitamin C diserap oleh tubuh, maka khasiatnya bisa membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh.

Selain itu, brokoli juga tinggi akan antioksidan. Senyawa yang satu ini bermanfaat dalam melawan peradangan di dalam tubuh.

Bahkan menurut penelitian, diet sehat dengan rutin mengonsumsi brokoli tak cuma baik untuk asam urat.

Tetapi juga pada kondisi pasien dengan penyakit kronis lainnya seperti radang sendi, penyakit jantung, kesehatan usus, diabetes hingga mengurangi risiko kanker prostat. (*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *