Indonesiadaily.net – Dianggap menyinggung perasaan Aremania, Dosen Universitas Indonesia Ade Armando dilaporkan ke pihak bewajib oleh Salah satu koordinator Aremania.
Postingan Ade dianggap telah menyinggung serta membuat gaduh Aremania. Karena itu, tim pengacara koordinator Aremania, Azam Khan pihaknya melaporkan hal tersebut.
“AA menyinggung perasaan dan membuat kegaduhan, karena dia menyebut Aremania maka klien kami yang merupakan salah satu koordinator Aremania melaporkan hal itu. Ini menyangkut ITE,” kata dia dikutip dari JawaPos.com, Rabu (12/10).
Azam menjelaskan, unggahn video tersebut, AA telah menyebut Aremania berperilaku seperti preman dan bersikap jagoan saat Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang tersebut.
Apalagi kata dia, pada video itu Ade tidak mengucapkan rasa duka atau memberikan empati kepada Aremania. Ade juga dinilai memojokkan Aremania dalam sebuah video.
“Dia main langsung tembak saja, seolah-olah mendiskreditkan Aremania. Dalam hal ini, Aremania disebut sebagai preman, sok jagoan, dan sebagainya,” ujarnya.
Azam mengharapkan, dengan adanya laporan kepada pihak kepolisian tersebut, dia berharap proses hukum bisa berjalan netral dan objektif. Laporan tersebut diharapkan bisa memberikan rasa keadilan bagi Aremania.
“Jadi apapun alasannya proses hukum terus dijalankan. Tidak bisa tidak. Soal nanti klarifikasi, kita kembali pada klien kami,” ujarnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari tim pengacara salah satu koordinator Aremania tersebut.
“Laporan sudah diterima. Masih harus kita dalami dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Pada Sabtu (1/10), terjadi tragedi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Akibat tragedi itu, sebanyak 132 orang meninggal dunia.(*)
Editor: Nur Komalasari






