Indonesiadaily.net- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kemenparekraf) mempersiapkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tuan rumah Asean Tourism Forum (ATF). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa ATF merupakan perhelatan yang cukup besar, hampir selevel dengan G20.
“ATF ini skalanya sama besarnya karena mengundang menteri-menteri pariwisata dan juga kemungkinan perwakilan dari kementerian lainnya tingkat Asean dan negara sahabat ke Yogyakarta,” kata dia.
Ia menambahkan ATF ini dipusatkan di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Jogja Expo Center (JEC). Dalam kunjungannya di Yogyakarta ini, Sandi menyempatkan diri ke Arkamaya, modern cotage yang disiapkan sebagai salah satu ekosistem pendukung ATF selain desa wisata dan UMKM. Arkamaya Yogyakarta. Menurut dia Arkamaya melebihi ekspektasi dia karena lokasi ini baru saja buka pada tanggal 1 Juni 022.
Sandi mengapresiasi karena lokasi ini dikerjakan dengan serius oleh anak-anak muda dan tetap peduli lingkungan selama pembangunan. “Kita ingin ATF ini dipersiapkan dengan matang, sehingga menghasilkan pengalaman dan kenyamanan yang luar biasa bagi para traveks atau satu traveling experience,” jelas Sandi.
Ia menambahkan akan juga ada traveks yang jadi salah satu tempat expo untuk pelaku wisata, dan ekonomi kreatif yang nantinya menkadi daya tarik wisatawan. “Akan ada juga traveks satu tempat expo untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang nanti akan menjadi salah satu daya tarik untuk membangkitkan kembali dan juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” paparnya.
Tak hanya mempersiapkan ATF, Kemenparekraf juga bersiap dengan skala jangka panjang yakni menyambut endemi dengan tiga pendekatan. “Satu ada digitalisasi, dua utamakan kesehatan atau global health architecture dan ketiga adalah sustainibiltity,” tutup Sandi (*)
Editor : Nur Komalasari






