Harimau Pemakan Manusia Dibunuh, Diburu 200 Orang

Indonesiadaily.netPolisi India menembak mati harimau pemakan manusia yang telah menewaskan sedikitnya sembilan orang.

Operasi perburuan harimau tersebut melibatkan 200 orang termasuk gajah pelacak.

Bacaan Lainnya

Harimau itu menjadi teror bagi penduduk setempat di pinggiran Cagar Alam Harimau Valmiki di Champaran, India timur.

Sedikitnya enam orang tewas dalam sebulan terakhir termasuk seorang wanita dan putranya yang berusia delapan tahun.

Bahkan sebelum dua mangsa terakhir, otoritas setempat sudah menetapkan harimau itu dilaporkan jantan berusia tiga atau empat tahun sebagai pemakan manusia yang berarti boleh ditembak.

Kantor berita AFP melaporkan, upaya-upaya sebelumnya untuk melumpuhkan hewan itu gagal.

“Dua tim pergi ke hutan dengan dua gajah pada Sabtu sore dan yang ketiga menunggu di mana kami pikir harimau itu akan keluar dan kami menembakkan lima peluru untuk membunuhnya di sana,” kata kepala polisi setempat bernama Kiran Kumar kepada AFP.

“Diiringi bunyi wadah timah yang dipukul warga lokal, butuh waktu sekitar enam jam bagi tim terdiri dari delapan penembak dan sekitar 200 pejabat departemen kehutanan untuk menyelesaikan operasi tersebut, ” kata Kumar.

Pihak berwenang mengatakan, ladang tebu yang luas memudahkan harimau bersembunyi dan menyerang penduduk desa setempat serta ternak mereka.

Para korban termasuk gadis 12 tahun yang diseret dari tempat tidurnya pada Rabu malam.

Penduduk setempat di desa-desa miskin di sekitar cagar alam di negara bagian Bihar tidak keluar pada malam hari setelah serangan pertama harimau itu melukai satu remaja pada Mei.

“Terlepas dari ketakutan yang mengintai dari harimau, tidak mungkin bagi kami untuk mengurung diri di rumah karena kami perlu memberi makan ternak kami,” ujar penduduk desa setempat bernama Ram Kisun Yadav kepada surat kabar Hindustan Times.

Warga lokal langsung merayakan setelah harimau itu akhirnya ditembak.

“Itu malam tanpa tidur bagi seluruh desa. Kami terus memukuli wadah timah untuk mengusir harimau itu jika memang bersembunyi di dekat desa kami,” kata warga desa bernama Paltu Mahato kepada Hindustan Times.

Konservasionis menyalahkan ekspansi cepat permukiman manusia di sekitar hutan dan koridor satwa liar utama yang mengakibatkan hewan seperti gajah dan harimau meningkat konfliknya dengan manusia di beberapa wilayah India.

Hampir 225 orang tewas dalam serangan harimau selama 2014-2019 di India, menurut data pemerintah.

Pada 2012-2018 lebih dari 200 harimau dibunuh oleh pemburu liar atau disetrum. India dihuni sekitar 70 persen harimau dunia dan populasi harimau “Negeri Bollywood” diperkirakan 2.967 ekor pada 2018. (*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *