Indonesiadaily.net – Seorang anak buah kapal (ABK) pencari ikan asal Kabupaten Cirebon Jawa Barat, dinyatakan hilang di perairan Barat Irlandia.
ABK bernama Salikin (38) ini diduga jatuh terpeleset saat mencari ikan. Salikin terseret ombak hingga dinyatakan hilang.
Tim kapal dan nelayan setempat masih terus melakukan pencarian terhadap jasad Salikin.
Keluarga memohon kepada para pemangku kebijakan agar dapat menemukan serta memulangkan Salikin ke kampung halaman.
Istri korban, Tariya (28) menceritakan, berdasarkan laporan rekan dan juga tim kapal, Salikin dinyatakan hilang di perairan Barat Irlandia.
Dia tergelincir dan jatuh ke laut lepas seketika, saat melempar jaring. Karena cuaca yang kurang bersahabat, jasad Salikin langsung terseret ombak.
Sejumlah nelayan setempat langsung melakukan pencarian terhadap Salikin. Namun jasad Salikin belum juga ditemukan.
“Suami saya berangkat pada bulan lalu, 2 September 2022. Saya dapat kabar pada Jumat (7/10/2022). Pihak kantor nelpon, suami saya kecelakaan, jatuh, saat mencari ikan,” katanya.
Korban diketahui menjadi anak buah Kapal (ABK) Edersands bersama sekitar 23 nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.
Peristiwa ini membuat Tariya tak berhenti bersedih. Dia terus menghubungi keluarganya untuk membantu menemukan Salikin.
Tariya juga memohon kepada pemerintah dan banyak pihak terkait untuk menemukan sekaligus memulangkan Salikin.
Pemerintah Desa Citemu dan juga Camat Mundu, mengunjungi rumah Tariya.
Mereka berkoordinasi dengan pihak terkait proses pencarian jasad Salikin. Pemerintah Mundu juga memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk membantu meringankan Tariya.
Anwar Sadat, Camat Mundu Kabupaten Cirebon mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan pencarian Salikin.
Mereka berharap pemerintah dapat menemukan jasad salikin serta memulangkan ke kampung halamannya.
“Berdasarkan keterangan keluarga dan juga koordinasi beberapa pihak, ini terjadi karena saat Salikin menebar jalan mencari ikan cuaca kurang bersahabat. Salikin tergelincir dan jatuh. Jasadnya seketika terseret ombak yang cukup besar hingga menghilang seketika,” kata Anwar.
Mereka juga memohon kepada PT yang memberangkatkan Salikin agar terus berusaha maksimal menemukan Salikin. Keluarga juga menggelar pengajian untuk mendoakan salikin segera ditemukan. (*)
Editor : Nur Komalasari





