437 Pesilat Adu Bakat di SMK Nasional Depok Cup 2

SMK Nasional 1
Kepala KCD Pendidikan Wilayah II Jawa Barat, Otin Martini membuka Kejuaraan Pencak Silat SMK Nasional Depok Cup 2.

Indonesiadaily.net, Depok – SMK Nasional yang berlokasi di Kecamatan Limo, Kota Depok menggelar Kejuaraan Pencak Silat dan Festival Tradisi antar Pelajar SMK Nasional Depok Cup 2. Kejuaraan yang digelar dari 7-9 Oktober 2022 tersebut, pesertanya adalah siswa jenjang SD, SMP, SMA negeri atau swasta sederajat.

Kepala SMK Nasional, Muhammad Ihsan mengatakan, ada 437 peserta yang turut serta dalam kejuaraan tersebut. Mereka dibagi menjadi beberapa kategori, yakni 55 peserta di kategori festival dari semua jenjang, pencak silat prestasi ada 382 peserta, dan kategori seni tunggal dan beregu ada 36 peserta.

Bacaan Lainnya

“Rincian untuk kategori Pencak silat prestasi, yakni SD ada 184 peserta, SMP ada 106 peserta, dan SMK ada 92 peserta,” ucapnya.

Ihsan mengatakan, kejuaraan SMK Nasional Depok Cup pertamakali diadakan tahun 2017. Rencananya, akan dijadikan agenda perdua tahunan, namun karena pandemi Covid-19, maka tidak diadakan sementara.

“Ini adalah perdana kembali diadakan kejuaraan pencak silat, sempat terhenti karena pandemi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Ghama The Leader School, H.Acep Al Azhari mengatakan, dengan pencak silat, bisa menciptaka  jiwa kepemimpinan. Hal itu sejalan dengan pendidikan karakter di SMK Nasional, yang ingin menciptakan lulusan yang menjadi pemimpin bertanggungjawab.

“Pencak Silat memang menjadi ekskul unggulan di SMK Nasional. Jadi, kejuaraan ini adalah wadah pengembangan bakat, dan juga pembibitan siswa berprestasi,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala KCD Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Otin Martini menjelaskan, pencak silat adalah warisan budaya khas Indonesia. Oleh karena itu, harus dilestarikan dan salah satu caranya adalah dengan menyelenggarakan kejuaraan.

“Siswa adalah generasi bangsa, jadi harus dibiasakan atau dikenalkan dengan yang menjadi ciri khas nusantara, salah satunya adalah pencak silat,” katanya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *