Korban Kerusuhan Suporter di Malang Menjadi 180 Orang

Lapangan Kanjuruhan dimana kerusuhan suporter berlangsung kemarin.
Lapangan Kanjuruhan dimana kerusuhan suporter berlangsung kemarin.

Indoneeiadaily.net – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Malang, jumlah korban meninggal dari kerusuhan suporter di Stadium Kanjuruhan bertambah mencapai 180 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo menyampaikan jika 180 mayat itu berada di 10 rumah sakit yang ada di Kabupaten dan Kota Malang.

Bacaan Lainnya

“Iya 180 orang, ada 25 jenazah yang belum teridentifikasi, “jelas dia dikutip dari Jawa Pos. Com.

Kebanyakan menurut dia, korban meninggal karena terinjak-injak. “Memang sesak nafas karena terinjak-injak, ” ungkap dia.

Sebanyak 127 suporter tewas setelah kerusuhan antar pendukung sepakbola Arema FC dan Persebaya Surabaya pecah pada Sabtu malam (1/10).

Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam keterangannya disuportersuasa127 Suporter Tewas dalam Laga Arema FC Kontra Persebaya Malang pasca kejadian kerusuhan itu berlangsung.

“Dalam kejadian itu ada 127 orang meninggal, dua diantaranya anggota Polri, ” papar Nico.

Dirinya menjelaskan, dari total korban meninggal, 34 orang tewas di dalam stadion, sedangkan sisanya meninggal di rumah sakit.

Saat berita ini ditulis, selain suporter yang tewas tercatat ada 180 orang yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Para korban yang meninggal Lapangan Kanjrihan Lapangan Kanjuruhan dimana kerusuhan suporter berlangsung kemarin. mengalami sesak nafas dan terinjak-injak saat kerusuhan berlangsung.

Sebagai informasi, kejadian ini berlangsung setelah laga derby Jawa Timur itu usai. Tim Singo Edan kalah 2-3 melawan Persebaya. Suporter tidak terima dan turun ke lapangan.

Editor: Nurkomalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *