Indonesiadaily.net – Siswa-siswa kelas V A di SDN Kalimulya 2 membuat simulasi daur air dari berbagai bahan yang mudah dijumpai sehari-hari.
Wali Kelas V A, Marini mengatakan, pembuatan siklus air ini adalah bagian dari tugas praktik dalam tema 8, yakni Lingkungan Sahabat Kita. Jadi, siswa membuat seperti apa siklus air yang ada di lingkungan dari hulu sampai ke hilir.
“Siswa mengerjakannya secara berkelompok dan mereka harus membuatnya saat di sekolah, agar ada kerjasama yang baik sesama temannya,” katanya.
Marini menjelaskan, tiap siswa diharuskan membawa perlengkapan atau bahan pembuatan simulasi air masing-masing. Seperti kardus bekas, styrofoam, kertas origami, lem, gunting, spidol, dan lain-lainnya sesuai dengan konsep yang mereka usung.
“Siswa diberikan waktu dua jam untuk mengerjakannya di ruang kelas,” tuturnya.
Marini menuturkan, dengan praktik membuat siklus air ini, siswa jadi mengetahui dan bisa membayangkan apa yang ada di lingkungan. Tidak hanya sekedar mendapatkan materi pelajaran secara teori semata. Sehingga, siswa kedepannya menjadi lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk menjaga lingkungan sekitarnya, terutama tentang bagaimana mtentang air bersih.
“Siswa SDN Kalimulya 2 menjadi paham proses daur air mulai dari evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi. Kreativitas siswa pun jadi terasah, karena mereka membuat karya,” tuturnya. (*)
Editor: Pebri Mulya






