Begini Cara Pencegahan Omicron XBB

Ilustrasi

Indonesiadaily.net – Sejumlah negara, termasuk Indonesia, melaporkan kasus Covid-19 varian XBB, yang merupakan “kelas baru” varian Omicron. Lalu, bagaimana cara pencegahan virus ini?

Dikutip dari Prevention, Amesh A. Adalja, M.D., dari Johns Hopkins Center for Health Security mengatakan, XBB adalah versi hibrida dari dua jenis BA.2 bentuk Omicron.

Bacaan Lainnya

Sejak pertama kali diidentifikasi pada Agustus 2022 di India, saat ini XBB telah ditemukan di 24 negara.

Di Singapura, Omicron XBB menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang diiringi peningkatan tren perawatan di rumah sakit.

Dikutip dari laman kemenkes, peningkatan kasus gelombang XBB di singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2.

Sejak pertama kali ditemukan, sebanyak 24 negara melaporkan temuan Omicron varian XBB termasuk Indonesia. Kasus pertama XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal, terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Ada gejala seperti batuk, pilek dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober, ” jelas Juru Bicara COVID 19 dr.M  Syahril.

Menyusul temuan ini, Kemenkes bergegas melakukan upaya antisipatif dengan  melakukan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat. Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif COVID-19 varian XBB.

dr. M. Syahril, mengatakan bahwa varian XBB memang cepat menular, tetapi fatalitasnya tidak lebih parah dari Omicron.

Adapun cara mencegah infeksi varian XBB ini masih sama dengan pencegahan varian lain virus Corona, yakni:

Memakai masker dengan benar, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan air dan sabun, melakukan testing jika mengalami tanda dan gejala  melakukan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap virusnya

“Segera lakukan booster bagi yang belum, untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat COVID-19,” terang Jubir Syahril.

Selain mengimbau masyarakat untuk kembali memperketat penerapan protokol kesehatan, pihak Kemenkes juga melakukan langkah pencegahan, salah satunya dengan meningkatkan pengawasan kedatangan WNI dan WNA di pintu-pintu masuk negara. (*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *