Indonesiadaily.net – Taman Safari Indonesia (TSI) menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TSI dalam mendukung keberlangsungan fungsi konservasi, peningkatan kesejahteraan satwa, serta penerapan tata kelola lembaga konservasi yang profesional dan berkelanjutan.
Dalam pernyataan resminya, TSI menegaskan bahwa dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam mengelola lembaga konservasi di Indonesia, pihaknya memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengembangkan Kebun Binatang Bandung menjadi institusi yang lebih modern dan berstandar internasional.
TSI juga menilai bahwa Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis yang besar. Selain lokasinya yang berada di pusat kota, kebun binatang ini telah lama menjadi bagian dari sejarah dan kehidupan masyarakat Kota Bandung. Oleh karena itu, pengembangan yang dilakukan nantinya diharapkan tetap mempertahankan nilai historis serta kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Partisipasi kami dalam proses lelang ini merupakan bentuk tanggung jawab terhadap upaya pelestarian satwa sekaligus peningkatan kualitas lembaga konservasi di Indonesia,” demikian pernyataan TSI.
Lebih lanjut, TSI menegaskan bahwa pendekatan pengelolaan yang akan diterapkan mencakup peningkatan fasilitas, perbaikan standar kesejahteraan satwa, edukasi publik, serta penguatan program konservasi berbasis ilmiah.
Pemerintah Kota Bandung sendiri saat ini tengah mempersiapkan proses lelang sebagai bagian dari upaya pembenahan pengelolaan Kebun Binatang Bandung agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelestarian lingkungan.
Dengan adanya minat dari Taman Safari Indonesia, diharapkan proses lelang dapat menghadirkan pengelola yang mampu membawa Kebun Binatang Bandung menuju transformasi yang lebih baik tanpa meninggalkan identitas dan nilai sejarahnya.(*)






