Indonesiadaily.net – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor terus memperluas jaringan kerja sama industri dengan menempatkan mahasiswa magang di sejumlah destinasi strategis nasional, termasuk Batam dan Bintan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di industri hospitality bertaraf internasional.
Program magang tersebut menandai bahwa jangkauan kerja sama industri STP Bogor tidak lagi terbatas di wilayah Bogor dan Jakarta, melainkan telah merambah kawasan unggulan pariwisata yang memiliki standar pelayanan global.
Sejumlah mahasiswa STP Bogor kini menjalani praktik kerja lapangan di berbagai hotel ternama di Batam dan Bintan.
Di antaranya Aston Inn Gideon Batam, HARRIS Resort Barelang Batam, Four Points by Sheraton Bintan, Lagoi Bay, Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon, hingga The Residence Bintan.
Astry, mahasiswa program S1 yang tengah magang di Aston Inn Gideon Batam, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama menjalani program tersebut.
Ia menilai magang di Batam memberikan gambaran nyata terkait proses rekrutmen di industri hospitality.
“Saya jadi mengetahui proses rekrutmen karyawan secara langsung. Kualitas hotel di Batam juga sangat baik dan bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin magang,” ujar Astry pada Selasa 21 April 2026.
Sementara itu, kawasan Bintan dikenal sebagai salah satu destinasi wisata internasional dengan dominasi wisatawan mancanegara.
Kondisi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan tamu asing sekaligus memahami standar pelayanan global.
Varis, mahasiswa program satu tahun yang magang di The Residence Bintan, mengungkapkan dirinya memperoleh banyak pengalaman, khususnya di bidang operasional dapur.
“Selama di sini saya banyak belajar, mulai dari menangani breakfast hingga ala carte. Senior juga sangat membantu, dari yang awalnya tidak tahu menjadi lebih paham dunia kitchen. Selain itu, suasana hotel yang dikelilingi pantai juga membuat pengalaman magang semakin menyenangkan,” katanya.
Ketua STP Bogor, Dina, menegaskan bahwa penempatan mahasiswa di Batam dan Bintan merupakan bagian dari strategi kampus dalam memberikan pengalaman industri secara langsung kepada mahasiswa.
“Penempatan ini menunjukkan bahwa kami tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata di industri, termasuk di destinasi dengan exposure internasional,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa STP Bogor mampu beradaptasi dan bekerja di lingkungan dengan standar tinggi.
“Bintan merupakan destinasi dengan dominasi tamu internasional. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam memberikan pelayanan sesuai standar global,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Executive Chef HARRIS Resort Barelang Batam, Hidayat Lim. Ia menilai mahasiswa STP Bogor memiliki semangat tinggi serta mampu mengikuti arahan dengan baik.
“Mahasiswa STP Bogor energetic, dapat mengikuti instruksi dengan baik, dan mampu berinteraksi dengan tamu secara profesional dengan pendampingan dari kami,” ujarnya.
Program magang ini mencerminkan pendekatan pendidikan berbasis praktik yang diterapkan STP Bogor.
Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga didorong untuk terjun langsung ke industri guna mengasah keterampilan profesional, komunikasi internasional, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja multikultural.
Dengan semakin luasnya jaringan kerja sama industri, STP Bogor optimistis dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.(*)






