PT APE Bantah Dugaan Pasokan BBM Bersubsidi dari Oknum TNI AU Atang Sandjaya

Gudang milik PT APE yang sempat di infokan tempat penimbunan ternyata bengkel atau tempat perbaikan armada transportir milik perusahaan. (Anto/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – PT Agung Pratama Energi (APE) membantah keras adanya dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang disebut-sebut berasal dari kendaraan operasional TNI Angkatan Udara (AU) Lanud Atang Sandjaya, Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Kasdi, pemilik PT APE yang merupakan purnawirawan Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Ia menyebutkan bahwa perusahaannya berdiri secara mandiri tanpa melibatkan pihak mana pun, termasuk institusi TNI.
“Terkait pemberitaan yang menyebut perusahaan saya menerima pasokan BBM bersubsidi jenis Pertalite, apalagi dikaitkan dengan oknum TNI, itu sama sekali tidak benar. Saya merintis perusahaan ini secara mandiri tanpa campur tangan pihak mana pun,” ujar Kasdi saat ditemui Indonesiadaily.net, Rabu (14/1/2026).

Kasdi juga meluruskan informasi mengenai
lokasi kantor PT APE yang berada di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Menurutnya, tempat tersebut bukanlah lokasi penimbunan BBM bersubsidi sebagaimana diberitakan oleh sejumlah media daring, melainkan bengkel perawatan armada transportasi milik perusahaan.

“Seperti yang bisa dilihat langsung, lokasi ini adalah bengkel armada pengangkut milik PT APE, bukan tempat penimbunan BBM. Saya berharap rekan-rekan media dapat lebih objektif dan tidak menyampaikan informasi secara sepihak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik, mengingat media memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi dan sumber edukasi bagi masyarakat.

“Jurnalis adalah pondasi bangsa. Saya berharap media lebih profesional dan berimbang dalam menyajikan informasi agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kasdi menyampaikan harapannya agar media dan pelaku usaha dapat bersinergi dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja.

“Sebagai pelaku usaha, saya ingin membantu meringankan beban pemerintah dengan membuka peluang kerja seluas-luasnya. Media juga bisa berperan dengan menyampaikan informasi peluang kerja kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *