Cadangan Timah Terbesar Bangka Belitung Selain di Darat Ada di Laut, Ini Titik Koordinatnya

 

Indonesiadaily.net – Cadangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih sangat besar, terutama yang berada di wilayah perairan (laut). Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, titik-titik cadangan strategis tersebar di enam kabupaten utama, baik di darat maupun laut.

Bacaan Lainnya

Jauh sebelumnya, sejarah pertambangan timah di Pulau Bangka dan Belitung telah berlangsung sejak abad ke-18, saat para pedagang Belanda dan Inggris mulai mengeksploitasi kekayaan timah di pulau ini. Sejak itu, pertambangan timah menjadi nadi perekonomian daerah dengan metode tradisional hingga modern.

Kota-kota seperti Pangkal Pinang, Muntok Toboali, Tanjung Pandan dan Manggar tumbuh pesat sebagai pusat aktivitas tambang dan pusat perdagangan timah.
Warisan sejarah ini tidak hanya membentuk budaya dan ekonomi masyarakat setempat, tapi juga menjadikan Bangka Belitung sebagai salah satu produsen timah terbesar dunia.

Hasil pemantauan teknologi geospasial dan peta IUP menunjukkan bahwa wilayah laut saat ini menyimpan potensi timah sekunder bernilai ekonomi tinggi, bahkan mencapai estimasi lebih dari Rp100 triliun ada di laut Belitung Timur. Berikut rangkuman wilayah strategis cadangan timah berdasarkan kategori.

IUP Darat. Potensi masih signifikan di beberapa titik.

Cadangan timah darat tersebar di yang masih berpeluang dikelola secara optimal:
Kabupaten Bangka: Air Kantung, Merawang (Koordinat: -1.6833, 105.1000)
Bangka Tengah: Koba Bemban, Lubuk Besar (Koordinat: -2.6300, 106.1500)
Bangka Selatan: Toboali, Simpang Rimba (Koordinat: -2.9000, 106.1667)
Bangka Barat: Jebus, Parittiga (Koordinat: -1.7667, 105.3000)
Belitung: Membalong, Sijuk (Koordinat: -2.8667, 107.9000)
Belitung Timur: Damar, Simpang Pesak (Koordinat: -2.8333, 108.1667).

Sebagian wilayah ini merupakan area yang sudah lama menjadi pusat tambang
tambang primer dan menyimpan logam ikutan seperti zirkon dan monasit.

IUP Laut: Fokus Utama PT Timah Tbk.

Aktivitas penambangan laut semakin dominan. Lokasi potensial antara lain:
Laut Bangka: Air Kantung ,Teluk Uber (-1.7000, 105.0833)
Bangka Tengah: Laut Beriga dan Tanjung Gunung (-2.6667, 106.1333)
Bangka Selatan: Laut Toboali dan Permis (-3.0000, 106.2667)
Bangka Barat:  laut Muntok dan Jebus (-1.7333, 105.0833)
Belitung: Tanjung Kelayang (-2.8333, 107.7833)
Belitung Timur: Laut Olivier dan Laut Manggar–Simpang Pesak (-2.8333, 108.2000)
Wilayah laut yang dikuasai PT Timah Tbk berada dalam IUP resmi, namun tumpang tindih dengan wilayah tangkapan nelayan kerap memicu konflik sosial dan lingkungan.

Untuk mendukung transparansi dan pemahaman publik, peta visualisasi dan grafik batang cadangan tiap kabupaten akan disiapkan secara digital berdasarkan data Minerba One Map Indonesia (MoMI), ESDM, dan laporan resmi tambang.

Provinsi Babel masih menyimpan kekayaan mineral yang luar biasa. Namun, dengan terus meluasnya eksplorasi laut dan konflik ruang dengan masyarakat nelayan, pengelolaan yang berkeadilan dan berkelanjutan menjadi tantangan utama pemerintah dan PT Timah ke depan.
Kini, tantangan besar adalah menjaga kelestarian lingkungan sambil mengoptimalkan cadangan timah yang tersisa demi masa depan yang berkelanjutan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *