Indonesiadaily.net, Banyuwangi – Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, tampil mengenakan pakaian adat saat jelang persiapan Upacara HUT RI ke-79. Rupanya pakaian adat tersebut dipersiapkan oleh Anggota Himpunan Ahli Rias Pengantin (HARPI) Cabang Banyuwangi, Endang Setiawati.
Pakaian yang digunakan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono saat memimpin upacara yakni Pakaian Mupus Braen Blambangan Banyuwangi.
“Senang sekali saya dipercaya untuk merias Bapak Adhy dan istri dengan mengenakan pakaian pengantin suku Osing Banyuwangi Mupus Braen. Beliau ini aslinya dari provinsi Jawa Barat, tapi sangat penasaran dengan pakaian pengantin adat Suku Osing Banyuwangi,” ujar Endang.
Tak hanya pakaian adatnya, namun kata Endang, Adhy Karyono juga sangat penasaran dengan kebudayaan suku Osing, Banyuwangi. Sehingga Endang selaku perias menceritakan kepada Pj. Gubernur Jatim tersebut mengenai pakaian Mupus Braen, yang memiliki karakter gagah namun memiliki jiwa yang sangat baik hati.
Pakaian pengantin Mupus Braen Blambangan, memiliki makna yang begitu mendalam. Mupus atau pupus bisa diartikan sebagai daun yang masih muda di setiap tanaman yang letaknya dipucuk atau puncak batang.
Sedangkan Braen dalam bahasa Osing Banyuwangi memiliki arti indah atau menawan. Mupus Braen dapat diartikan puncak-puncaknya berdandan atau merias diri seumur hidupnya sebagai pasangan pengantin. Diharapkan jangan sampai dandan seperti itu lagi alias sekali saja seumur hidup.
Busana pengantin Banyuwangi pernah diangkat sebagai tema utama dalam parade fashion ethnik, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2015, yang mengusung The Usingnese Royal Wedding. Saat itu karnaval megah ini memperagakan ragam pengantin ala Banyuwangi, termasuk Mupus Braen Blambangan, dalam balutan kostum yang kontemporer.
Penulis : Irham Kusuma
Editor : Sigit






