Indonesiadaily.net, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus tancap gas dalam menyelesaikan proyek penanganan banjir di wilayahnya. Saat ini, progres pengerjaan proyek perbaikan saluran air dan jalan di kawasan perkampungan mencapai 75 persen.
“Harapannya, ketika hujan di bulan November-Desember, banjir atau genangan air di Surabaya dapat teratasi,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dikutip, Minggu, 19 Mei 2024.
Upaya terencana pun dilakukan Pemkot Surabaya dalam menangani banjir, khusus area berpotensi banjir karena memiliki rongga cekung, misalnya di Kelurahan Jambangan dan Kecamatan Jambangan mendapatkan penangan ekstra dengan memasang box culvert berukuran sekitar 60-80 sentimeter.
Setelah pengerjaan saluran tersebut selesai, aliran air akan diarahkan secara crossing menuju Rumah Pompa Kebonsari. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban debit air di kawasan Taman Jangkar.
“Kalau Taman Jangkar itu bebannya terlalu berat, air masuknya ke saluran Wonorejo dan Ketintang bisa banjir,” jelas Eri.
Wali Kota Surabaya optimis dengan langkah-langkah yang dilakukan, genangan air di Surabaya dapat diminimalisir, bahkan dihilangkan.
Pewarta: Aro






