Indonesiadaily.net – Angel Falls yang terletak di Venezuela, dikenal sebagai air terjun tertinggi didarat dengan tinggi 979 meter dan lebar dasar 150 meter. Ketinggian itu setara dengan tiga menara Eiffel yang ditumpuk satu sama lain. Namun secara teknis, Angel Falls bukanlah air terjun tertinggi di dunia. Rekor itu dipegang oleh Denmark Strait yaitu saluran air yang mengalir antara Greenland dan Islandia. Artinya air terjun terbesar dan tertinggi di dunia berada di bawah air.
Mengutip Live Science, air terjun selalu memiliki tebing atau jurang, tidak terkecuali Denmark Strait yang memiliki penurunan setinggi 3500 m di dasar laut dekat ujung selatan Greenland dan lebar 160 kilometer. Tebing itu terbentuk oleh gletser antara 17.500 hingga 11.500 tahun yang lalu, selama zaman es terakhir.
Denmark Strait membawa sekitar 5 juta meter kubik air per detik, membuat air terjuna raksasa mana pun terlihat kerdil. Termasuk Angel Falls yang jadi tiga kali lebih pendek dari Denmark Strait
Namun bukan berarti Denmark Strait akan terlihat dari permukaan laut. Anna Sanchez Vidal, yang memimpin ekspedisi penelitian ke selat tersebut pada Juli dan Agustus 2023 mengatakan tidak akan ada tanda-tanda yang menunjukkan aliran bawah air.
“Anda tidak dapat melihat apa pun dari luar angkasa, kecuali melalui indikator pemetaan seperti suhu dan salinitas,” katanya.
Melansir Howstuffworks, air laut sebenarnya sangat dinamis. Denmark Strait terbentuk oleh perbedaan suhu antara perairan Arktik yang sangat dingin di Laut Greenland dan perairan Laut Irminger yang sedikit lebih hangat. Karena molekul-molekul dalam air dingin kurang aktif dan memakan lebih sedikit ruang dibandingkan dengan air hangat, molekul-molekul tersebut tersusun lebih rapat, sehingga air dingin menjadi lebih padat. Artinya, ketika air dari Laut Greenland bertemu dengan air Laut Irminger, air tersebut akan meluncur turun ke dasar laut.(*)






