Jangan Asal Beli! BPOM Kembali Temukan Kosmetik dengan Kandungan Berbahaya

Ilustrasi kosmetik.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – BPOM  kembali menemukan sederet merek kosmetik yang memiliki kandungan berbahaya untuk penggunanya. Kali ini, adalah edisi pewarna berbahaya. Zat pewarna berbahaya apa yang ditemukan BPOM pada kosmetik? Berikut penjelasannya.

Seperti yang kita tahu saat ini makeup telah menjadi salah satu hal yang tak bisa terpisahkan dari bagian hidup banyak orang. Tak sekadar bisa menampilkan wajah yang lebih fresh, menambah karakter wajah, makeup juga bisa membuat penggunanya lebih percaya diri.

Bacaan Lainnya

Namun, jangan asal membeli tanpa pertimbangan, pasalnya saat ini ada sederet produk kosmetik berbahaya yang tersebar. BPOM RI kembali menemukan 4 merek kosmetik dengan kandungan pewarna berbahaya.

Pewarna berbahaya pada kosmetik digunakan pada beberapa produk yang memiliki banyak variasi warna, seperti lipstik, eyeshadow, bedak, hingga blush on.

Zat pewarna ini merupakan zat warna sintesis yang umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil, atau tinta. Namun, digunakan pada produk kosmetik, yang tentunya jadi membahayakan.

Berikut adalah zat pewarna berbahaya yang ditemukan BPOM RI dan dampaknya:

Jingga K1 bisa menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, kerusakan hati, dan menyebabkan kanker.

Merah K10 (Rhodamine B), dalam penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan kanker dan gangguan fungsi hati.

Merah K3, memiliki sifat karsinogenik dan dapat menimbulkan gangguan fungsi hati dan kanker hati

Setelah mengetahui pewarna berbahaya yang dilarang dan dampaknya, berikut adalah daftar kosmetik berbahaya yang ditemukan oleh BPOM RI:

1. Hengfang Lipstick, mengandung K3.

2. Miss Girl Eyeshadow dan Blush On No.1, mengandung K3.

3. TAILAMEI 12 Eyeshadow, 4 Blush On, dan 3 Two Way Cakes, mengandung Jingga K1.

4. Pudaier Lip Gloss, mengandung K10.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *