Harga Telur di Yogyakarta Melejit, Pedagang Menjerit

Ilustrasi telur ayam. Foto : Istimewa

Indonesiadaily.net, Yogyakarta– Sepekan jelang Ramadan 1445 Hijriah, harga telur di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melejit hingga Rp34 ribu per kilogram (Kg) dari sebelumnya Rp29 ribu per Kg. Hal ini membuat pedagang menjerit lantaran lonjakan harga dalan 2 tahun terakhir.

Seperti penuturan salah satu pedagang telur ayam di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Suwartilah, saat ini harga telur ayam memang terus merangkak naik, tetapi biasanya secara bertahap.

Bacaan Lainnya

“Biasanya bertahap, nggak mendadak seperti ini,” tutur Suwartilah, Jumat (8/3/2024).

Suwartilah mengungkapkan kenaikan harga telur ayam hingga Rp6 ribu per Kg sejak awal tahun lalu, namun biasanya bertahap dengan tiap kenaikan antara Rp2 ribu hingga Rp3 ribu per Kg.

Ia menganggap kenaikan harga telur kali ini tidak lazim karena langsung melonjak hingga Rp6 ribu per Kg.

“Kenaikan harga menjelang Ramadan itu biasa terjadi, tetapi kenaikannya tidak setajam ini. Paling naik antara Rp2 ribu sampai Rp3 ribu per Kg itu lazimnya,” ujar Suwartilah.

Ia merinci beberapa kenaikan harga telur selama 2023, mulai dari Rp24 ribu per Kg menjadi Rp25 ribu per Kg di awal tahun, kemudian naik kembali Rp27 ribu per Kg di pertengahan dan kembali naik menjadi Rp29 ribu per Kg yang bertahan hingga awal Februari 2024.

“Lalu, tiba-tiba awal Maret 2024 harga telur ayam melejit hingga Rp 34.000 perkilogram, atau mengalami lonjakan diluar kebiasaan. Ini bikin kaget lah,” terang Suwartilah.

Sementara di Pasar Bantul, Kabupaten Bantul, DIY, terpantau hingga Jumat (8/3/2024) harga telur ayam melonjak dari harga Rp29.500 per Kg menjadi Rp34 per Kg.

Bahkan sejumlah pedagang mengatakan, harga telur ayam di Pasar Bantul, sempat bertahan di Rp30 ribu per Kg selama dua minggu hingga sepekan jelang Ramadan melejit menjadi Rp34 ribu.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah pasar di Kabupaten Kulon Progo, DIY, pedagang telur ayam di wilayah ini mengatakan lonjakan tajam harga telur ayam ini membuat pedagang kelimpungan karena sepi pembeli.

“Masyarakat kaget loh, kok harga telur tiba-tiba melejit Rp34.000 per Kg, kayak mimpi gitu,” ujar Supartilah, pedagang telur ayam di Pasar Kranggan Kulon Progo. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *