Tuban, Indonesiadaily.net — Bencana alam gempa di Perairan Tuban, Jawa Timur, terjadi sebanyak 60 kali. Gempa berulang kali ini menyebabkan dua orang korban dan merusak 20 unit bangunan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, menjelaskan gempa di perairan Tuban total terjadi 60 kali. Ada 2 korban luka ringan dan 20 bangunan rusak akibat gempa tersebut.
“Ada dua korban ringan yang tertimpa genting dan bangunan di Gresik dan Surabaya. Sementara bangunan rusak ada 20,” terang Gatot saat jumpa pers di kantor BPBD.
Di tempat lain, gempa juga mengguncang Gresik, menyebabkan rusaknya satu unit masjid Rumah Sakit di Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik.
Kepala Pusat Data, informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menerangkan, berdasarkan laporan terakhir hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat gempa bumi tersebut.
“Kedati demikian BPBD Tuban, Rembang, dan Gresik terus melakukan monitoring dan pendataan dampak gempa yang terjadi guna memastikan kondisi dan penanganan lebih lanjut,” ucap Abdul Muhari.
Data yang dikumpulkan oleh BPBD Jatim terkait korban luka ringan dan beberapa bangunan rusak akibat gempa perairan Tuban, sebagai berikut:
Korban luka:
1. Hasi’ah (P/71) warga Ds. Tambak, Kec. Tambak, Kab. Gresik. Luka yang diderita adalah sobek di bagian kepala tertimpa genting roboh.
2. Mohayaroh (P/28), warga Kenjeran, Kota Surabaya ini terluka di kaki karena tertimpa material.
Dampak bangunan rusak:
Kabupaten Tuban
1 unit rumah rusak berat di Desa Glagah, Kec. Soko
1 unit rumah rusak sedang, di Desa Sidokumpul, Kec. Bangilan
1 unit rumah rusak ringan, di Desa Ngadirejo, Kec. Rengel
1 unit rumah rusak ringan, di Desa Pekalongan, Kec. Tambak
1 unit kandang ayam rusak, di Desa Klampok, Kec. Semanding
Kabupaten Gresik
Kecamatan Sangkapura
Desa Sungairujing:
1 unit sekolah (SMAN 1 Sangkapura)
1 unit Kantor Desa Sungairujing
Desa Kotakusuma
1 unit sekolah (SD Muhammadiyah 1)
Desa Dekatagung:
2 buah rumah rusak ringan
Desa Sangkapura
1 unit pondok pesantren
Desa Gunung Teguh:
1 unit masjid
Kecamatan Tambak
Desa Telukjatidawang:
3 unit rumah rusak ringan
Desa Kelompanggubug:
-1 buah rumah rusak ringan.
Kota Surabaya
RSUD M. Soewandhi yang terletak di Desa Tambakrejo, Kec. Simokerto
1 unit RS di Desa Mulyorejo, Kec. Mulyorejo (RS Unair)
Kec. Genteng, 1 buah rumah rusak ringan dan Gedung Sawunggaling Jimerto juga mengalami kerusakan.
Dengan adanya beberapa kerusakan akibat gempa ini warga diminta untuk menghindari bangunan yang retak dan rusak, serta memeriksa bangunan dan memastikan kelayakan tempat tinggal masing-masing. BPBD Gresik juga mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang dapat menyesatkan.
(HES)






