Benarkah Kaki Seribu Jumlah Kakinya Seribu? Ini Faktanya

Kaki seribu.(istimewa/Indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Kaki seribu merupakan salah satu hewan yang kerap dijumpai di lingkungan rumah. Jumlah kaki yang begitu banyak dan tersebar di sepanjang tubuhnya membuat hewan ini disebut dengan kaki seribu. Namun, benarkah jumlah kaki yang dimiliki hewan ini berjumlah seribu?

Dikutip dari Science Focus, tidak ada satu pun spesies kaki seribu yang pernah ditemukan memiliki kaki sebanyak itu.
Kaki seribu termasuk dalam filum organisme yang disebut arthropoda, kategori yang mencakup invertebrata beragam seperti laba-laba, kalajengking, dan kupu-kupu.

Bacaan Lainnya

Spesies umum artropoda penggali ini memiliki antara 40 dan 400 kaki. Angka ini lebih dari cukup untuk menggerakkan tubuh kaki seribu ke depan.

Sementara itu, para ilmuwan memilih awalan bahasa Latin “mili-” yang berarti 1.000 untuk menggambarkan banyaknya jumlah kaki hewan ini. Pasalnya, para ilmuwan tidak mengetahui secara persis jumlah kaki hewan ini.

Dikutip dari How Stuff Works, semua arthropoda memiliki kesamaan kerangka luar yang keras, tubuh tersegmentasi, dan kaki bersendi.

Bedanya, setiap segmen tubuh kaki seribu memiliki dua pasang kaki, bukan satu pasang. Memiliki begitu banyak kaki adalah bagian dari apa yang membuat kaki seribu begitu adaptif.

Bukti fosil menunjukkan bahwa kaki seribu adalah salah satu hewan darat pertama yang berarti mereka telah ada selama sekitar 400 juta tahun.

Kembali pada periode konifera, sekitar 300 juta tahun yang lalu, spesies kaki seribu yang dikenal sebagai Arthropleura tumbuh dengan panjang 2 meter dan lebar 0,5 meter.

Saat ini, kaki seribu memiliki ukuran mulai dari 3 milimeter hingga sekitar 0,3 meter. Para ilmuwan telah menemukan sekitar 12.000 spesies di setiap benua kecuali Antartika, tetapi diperkirakan ada sebanyak 80.000 spesies di Bumi ini.

Kaki seribu memakan serasah daun yang berlimpah di seluruh dunia, meskipun tidak kaya akan nutrisi. Ini berarti kaki seribu menghabiskan sebagian besar waktunya di tanah, di bawah dedaunan, dan bebatuan.

Hal yang membuat mereka begitu efektif untuk berkeliling di habitat yang padat ini adalah jumlah kaki mereka. Ketika kaki seribu menetas, mereka hanya memiliki beberapa pasang kaki.

Kemudian mereka tumbuh melalui proses yang disebut molting. Proses ini melibatkan pelepasan kerangka luar dan menumbuhkan kerangka baru.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *