Waduh! Ada ‘Gudang Kiamat’ di Norwegia, Terlarang Dikunjungi, Seperti Apa?

Svalbard Global Seed Vault atau dikenal dengan nama lain Doomsday Vault, adalah tempat penyimpanan benih dari seluruh tanaman di dunia.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Tahukah Anda ternyata ada sebuah tempat yang disebut sebagai Gudang Kiamat atau Doomsday Vault. Tempat tersebut merupakan Svalbard Global Seed Vault atau dikenal dengan nama lain Doomsday Vault, berlokasi jauh di dalam Lingkaran Arktik di pulau Svalbard yang terpencil di Norwegia. Tempat tersebut dijaga dengan sangat ketat dan terlarang dikunjungi oleh masyarakat umum.

Doomsday Vault sendiri merupakan tempat penyimpanan benih dan bibit untuk menjaga pertanian warisan dunia.
Meskipun melambangkan harapan bagi masa depan umat manusia, fasilitas ini ditutup rapat untuk umum.

Bacaan Lainnya

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ‘bank benih’ yang luar biasa ini tidak dapat diakses, seperti ulasan berikut ini.

Svalbard Global Seed Vault bertindak ibarat asuransi global terhadap hilangnya keanekaragaman hayati pertanian. Terletak di wilayah yang terkenal dengan lapisan es dan iklimnya yang dingin dan stabil, Doomsday Vault menyimpan jutaan sampel benih dari tanaman di seluruh dunia.

Benih-benih ini akan melindungi manusia dari bencana dan peristiwa apokaliptik di masa depan, memastikan umat manusia dapat pulih dan melanjutkan produksi pangan meskipun terjadi perang nuklir, bencana alam, atau penyakit tanaman yang berpotensi memusnahkan spesies.

Dikutip dari Britannica, salah satu alasan utama mengapa mengunjungi Doomsday Vault nyaris mustahil dilakukan adalah karena lokasinya yang terpencil dan tidak bersahabat.

Svalbard berjarak lebih dari 800 mil dari Kutub Utara, dan bank benih berada jauh di dalam lereng gunung, hampir 430 kaki di atas permukaan laut.

Aksesnya merupakan tantangan bahkan bagi para ilmuwan dan teknisi yang memelihara fasilitas tersebut, sehingga memerlukan perencanaan yang cermat dan transportasi khusus.

Protokol keamanan yang super ketat adalah faktor penting lainnya yang mencegah adanya kunjungan masyarakat umum. Sistem keamanan yang kuat, termasuk kamera pengintai, detektor gerakan, dan pintu baja ganda mengelilingi Svalbard Global Seed Vault.

Gudang Kiamat hanya boleh dimasuki personel yang berwenang seperti pejabat pemerintah, ilmuwan, dan staf pendukung sehingga menjadi tempat terlarang dikunjungi bagi yang tak berkepentingan. Tingkat keamanan yang tinggi ini penting untuk melindungi integritas keanekaragaman hayati pertanian dunia.

Membiarkan pengunjung umum masuk Gudang Kiamat akan membuat fasilitas ini rentan terkontaminasi, tercemar hama, atau patogen yang menimbulkan risiko terhadap benih yang disimpan di dalam fasilitas.

Mengingat peran penting benih dalam menjaga ketahanan pangan global, ancaman sekecil apa pun harus diminimalkan. Tindakan karantina yang ketat juga diberlakukan bagi mereka yang memiliki akses.

Benih di Doomsday Vault adalah milik negara dan organisasi di seluruh dunia. Membuka fasilitas tersebut untuk umum berpotensi mengekspos sumber daya genetik negara-negara tersebut terhadap biopiracy atau pembajakan dan eksploitasi bahan biologis secara komersial tanpa izin. Dengan menutup fasilitas tersebut, Norwegia melindungi keragaman genetik yang terkandung di dalam benih tersebut.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *