Jangan Salah! Minum Air Putih yang banyak di Waktu Ini dapat Sebabkan Masalah bagi Tubuh

Kurang minum air putih bisa picu infeksi saluran kemih.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Minum air putih yang cukup mampu membuat asupan cairan bagi tubuh dapat terjaga. Meski begitu, minum air yang banyak dengan pilihan waktu yang salah dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi tubuh.

Salah satu yang kurang tepat, yaitu minum air terlalu banyak ketika ingin tidur. Ya, biasanya sebagian orang memilih banyak minum sebelum tidur untuk menghindari dehidrasi.

Bacaan Lainnya

Namun, jika kamu punya kebiasaan ini, sebaiknya berhenti melakukannya. Sejumlah penelitian menyebutkan jika minum terlalu banyak sebelum tidur dapat membuat seseorang terkena nokturia.

Melansir BolaStylo, nokturia merupakan salah satu kondisi yang membahayakan kesehatan tubuh.

Secara sederhana, nokturia merupakan keadaan di mana tubuh mengalami peningkatan kebutuhan untuk buang air kecil di malam hari.

Saat tertidur, tubuh manusia menghasilkan lebih banyak hormon yang memperlambat fungsi ginjal dan menurunkan produksi urin.

Kombinasi ini mengurangi kebutuhan orang untuk buang air kecil di malam hari dan membantu mereka tidur tanpa gangguan.

Sementara bagi mereka yang berulang kali bangun akan mengurangi durasi istirahat sekaligus merusak kualitas tidur mereka.

Seseorang yang tidurnya terganggu kondisi nokturia dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka menjadi buruk secara signifikan.

Nokturia memiliki efek negatif merusak ingatan, konsentrasi, dan suasana hati seseorang.

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan resiko nokturia di antaranya, hipertrofi prostat jinak, kandung kemih terlalu aktif, diabetes, infeksi kandung kemih, penyakit jantung, sembeli, obat tertentu dan depresi.

Nokturia sendiri dapat terjadi kepada siapa saja dalam usia berapa pun, biasanya dialami orang tua.

Demi menghindari terjadinya nokturia, para ahli menyarankan untuk tidak minum air putih sesaat sebelum tidur.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Food and Nutrition Board (FNB) mengatakan, haus saja sudah cukup untuk membimbing kebanyakan orang tentang berapa banyak minuman.

Namun, FNB menyarankan agar perempuan mengkonsumsi sekitar 2,7 liter air setiap hari dan laki-laki sekitar 3,7 liter.

Jumlah ini termasuk air yang didapat dari makan, yang diperkirakan menghasilkan 19 sampai 20 persen asupan harian.(*)

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *