Hari Lahir Dua Pahlawan Indonesia Jadi Perayaan Internasional, Siapa Saja?

hari kelahiran pahlawan indonesia

Indonesiadaily.net – Pada penutupan Sidang Umum ke-42 UNESCO di Paris, Prancis, Direktur Jenderal UNESCO mengumumkan penetapan hari kelahiran dua pahlawan Indonesia, Keumalahayati dan AA Navis, sebagai perayaan internasional. Keputusan ini diambil dengan merujuk pada tiga kriteria utama yang diterapkan dalam sidang Plenary Report tersebut, seperti dilansir dari laman Kemdikbud.

Pertama, penetapan tokoh harus terkait dengan cita-cita dan misi UNESCO dalam bidang pendidikan, budaya, ilmu pengetahuan alam, ilmu sosial, dan kemanusiaan. Kedua, keterwakilan gender menjadi faktor penting dalam pengusulan tokoh, dengan hanya usulan anumerta yang dapat diajukan. Ketiga, tokoh yang diusulkan harus memiliki dampak besar bagi negara atau dunia, didukung oleh minimal dua negara, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Keumalahayati, pejuang perempuan asal Aceh, diakui sebagai pahlawan nasional atas keberanian dan kontribusinya dalam membela tanah air. Dibesarkan dalam tradisi maritim kuat, Keumalahayati memulai kariernya dalam peperangan laut sejak usia muda. Jabatan sebagai laksamana perempuan pertama dalam sejarah Indonesia dan Asia Tenggara menjadikan Keumalahayati sebagai tokoh heroik yang patut diakui. Pengusulan penetapan peringatan 475 tahun kelahiran Keumalahayati (1550-1615) mendapat dukungan dari beberapa negara, termasuk Malaysia, Federasi Rusia, Thailand, dan Togo.

Sementara itu, AA Navis, sastrawan terkemuka Indonesia, diakui atas sumbangannya dalam sastra dan budaya. Kelahiran Padangpanjang, Sumatera Barat, 17 November 1924, AA Navis tumbuh sebagai anak sulung dari 15 bersaudara. Meniti karier kepenulisan sejak usia 20-an, AA Navis menjadi pengarang yang diakui di usia 30-an. Pengusulan penetapan peringatan 100 tahun kelahiran Ali Akbar Navis (1924-2003) mendapat dukungan dari Malaysia, Federasi Rusia, Thailand, dan Togo.

Keputusan ini menjadi penghargaan internasional atas kontribusi dan warisan dua tokoh besar Indonesia. Hari kelahiran mereka akan diabadikan sebagai perayaan internasional, memperkuat eksistensi Indonesia dalam panggung global dan merayakan keanekaragaman budaya dan intelektual negara ini. Penetapan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk mengikuti jejak perjuangan dan prestasi yang telah dicapai oleh Keumalahayati dan AA Navis, sehingga muncul orang-orang berpengaruh lagi dari indonesia di skala dunia. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *