Indonesiadaily.net – Harga minyak berjangka naik pada awal perdagangan Senin (4/12). Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent naik 28 sen atau 0,4 persen ke level US$79,16 per barel. Analis menyebut penguatan harga tersebut dipicu kekhawatiran pasar atas setelah pertempuran kembali terjadi di Gaza antara Israel dengan Hamas.
Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS berada di US$74,36 per barel, naik 29 sen atau 0,4 persen.
Pertempuran memicu kekhawatiran mengenai pasokan dari wilayah tersebut sehingga membuat harganya naik.
“Dimulainya kembali perang Israel-Hamas memicu momentum bullish. Namun, hal ini mungkin terus berada di bawah tekanan untuk saat ini karena pemulihan ekonomi China yang mengecewakan dan peningkatan produksi AS,” kata analis CMC Markets Tina Teng.
Selain masalah ekonomi China, sejatinya harga minyak juga dihantui ketidakpastian atas pengurangan produksi sukarela OPEC+ dan pertumbuhan permintaan bahan bakar global.(*)
Editor : Nur Komalasari






