Indonesiadaily.net – Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan global telah menjadi perhatian utama masyarakat.
Setiap tahun, beberapa organisasi merilis laporan dan peringkat negara-negara tersehat di dunia. Dilansir dari William Russell, berikut 6 negara paling sehat di dunia tahun 2023.
1. Jepang Harapan Hidup 84 Tahun
Jepang merupakan salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia, dengan rata-rata angka harapan hidup di atas 84 tahun. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti tingkat obesitas yang rendah, pola makan yang sehat, dan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Oleh karena itu, Jepang juga memiliki prevalensi risiko kesehatan yang relatif rendah seperti penggunaan tembakau dan obesitas, yang merupakan kontributor utama penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.
Orang Jepang juga memiliki praktik budaya yang disebut hara hachi bu, yang berarti makan sampai kenyang 80 persen, yang dapat membantu mencegah makan berlebihan dan menjaga berat badan dengan cara yang sehat. Orang-orang di Jepang juga cenderung berolahraga secara teratur tanpa memandang usia.
2. Singapura Harapan Hidup 84 Tahun
Menurut WHO, sistem layanan kesehatan Singapura berada di peringkat ke-6 dunia dalam hal kualitas dan aksesibilitas. Hal ini disebabkan oleh tingginya standar pelatihan medis, teknologi medis canggih, dan pemberian layanan kesehatan yang efisien.
Singapura terkenal dengan udara dan airnya yang bersih, yang dapat membantu mencegah penyakit pernapasan dan masalah kesehatan lainnya. Negara ini juga memiliki tingkat penyakit menular yang rendah, termasuk penyakit menular seperti tuberkulosis dan HIV/AIDS.
Hal ini sebagian disebabkan oleh kuatnya inisiatif kesehatan masyarakat dan program layanan kesehatan, seperti kampanye vaksinasi dan program pengawasan penyakit.
3. Islandia Harapan Hidup 83 Tahun
Islandia memiliki pengeluaran layanan kesehatan tertinggi di dunia, yang mencerminkan komitmen kuat negara tersebut dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas bagi semua orang. Menurut Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), Islandia menghabiskan 8,6 persen PDB-nya untuk layanan kesehatan pada tahun 2019.
Gaya hidup sehat orang Islandia bergantung pada kombinasi pola makan dan aktivitas fisik. Dengan mengikuti pola makan Nordik yang kaya akan ikan, sayuran, dan produk susu, membuat masyarakat Islandia mengalami penurunan risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker. Sehingga tidak heran jika Islandia disebut negara paling sehat di dunia.
4. Australia Harapan Hidup 83 Tahun
Pemerintah Australia memiliki fokus yang kuat pada kesehatan masyarakat dan telah menerapkan sejumlah inisiatif kesehatan masyarakat untuk mendorong perilaku sehat dan mencegah penyakit. Ini termasuk kampanye anti-rokok, program vaksinasi, dan kampanye untuk mempromosikan pola makan sehat dan aktivitas fisik.
Selain itu, Australia juga memiliki sistem layanan kesehatan yang didanai pemerintah yang disebut Medicare. Layanan kesehatan ini menyediakan akses layanan medis gratis atau berbiaya rendah bagi semua warga negara dan penduduk tetap.
Menurut Commonwealth Fund, Australia menempati peringkat ketiga dari 11 negara berpendapatan tinggi dalam hal kinerja sistem layanan kesehatan.
5. Swiss Harapan Hidup 83 Tahun
Sistem layanan kesehatan publik Swiss didasarkan pada asuransi kesehatan wajib, yang berarti setiap orang memiliki akses terhadap layanan kesehatan dasar terlepas dari pendapatan atau status pekerjaan mereka. Secara keseluruhan, kombinasi layanan kesehatan universal, akses terhadap layanan kesehatan, kualitas hidup yang tinggi, dan lingkungan yang bersih semuanya berkontribusi menjadikan Swiss salah satu negara paling sehat di dunia.
6. Norwegia Harapan Hidup 83 Tahun
Norwegia memiliki sistem kesehatan masyarakat berdasarkan perpajakan, yang memberikan semua penduduknya akses terhadap kebutuhan perawatan kesehatan dasar. Dengan rasio profesional kesehatan per kapita yang mengesankan, membuat standar layanan kesehatan di Norwegia dinilai sangat baik.
Keunggulan lain Norwegia adalah sistem kesejahteraan sosial komprehensif yang memberikan dukungan ekonomi dan sosial kepada warga negaranya, termasuk tunjangan kesehatan dan disabilitas, tunjangan pengangguran, dan pensiun. Hal ini dapat membantu mengurangi stres dan tekanan finansial, yang dapat berdampak positif pada kesehatan secara keseluruhan.(*)
Editor : Nur Komalasari






