Indonesiadaily.net – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan terbaru pada Agustus 2023, mengindikasikan penurunan angka pengangguran dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia. Dalam periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), terlihat penurunan signifikan, membawa harapan positif untuk pasar tenaga kerja.
Berdasarkan data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara nasional mencapai 5,32 persen pada Agustus 2023, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,86 persen. Hasil ini mencerminkan tren penurunan TPT di seluruh provinsi Indonesia.
Meskipun demikian, sejumlah provinsi masih mengalami tingkat pengangguran yang lebih tinggi daripada rata-rata nasional. Banten menjadi provinsi dengan TPT tertinggi, mencapai 7,52 persen. Meskipun mengalami penurunan sebesar 0,57 persen poin dari tahun sebelumnya, Banten tetap menjadi fokus perhatian dengan tingkat pengangguran yang signifikan.
Jawa Barat menyusul sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran kedua tertinggi, mencatat 7,44 persen, turun sebesar 0,87 persen secara tahunan. Kepulauan Riau menempati posisi ketiga dengan TPT sebesar 6,80 persen, mengalami penurunan 1,43 persen poin dari periode yang sama tahun lalu.
Grafik Provinsi TPT Tertinggi Agustus 2023:
Banten: 7,52%
Jawa Barat: 7,44%
Kepulauan Riau: 6,80%
DKI Jakarta: 6,53%
Maluku: 6,31%
Sulawesi Utara: 6,10%
Aceh: 6,03%
Sumatera Barat: 5,94%
Sumatera Utara: 5,89%
Papua Barat: 5,38%
Meskipun terdapat penurunan secara keseluruhan dalam tingkat pengangguran di Indonesia, provinsi-provinsi tertentu masih menghadapi tantangan signifikan. Banten kembali menunjukkan angka TPT tertinggi, sementara penurunan di beberapa provinsi memberikan gambaran optimis bagi masa depan pasar kerja Indonesia. Data ini memberikan pandangan yang komprehensif dan mendalam tentang dinamika ketenagakerjaan di tanah air. (*)






