Jaga Kesehatan Jantung Sejak Usia Muda, Hindari Jenis Makanan Ini

Makanan serba manis.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja baik orang dewasa maupun anak-anak. Saat masih remaja kita bisa perlahan mengubah gaya hidup yang lebih baik. Salah satu yang bisa dilakukan dengan menyeleksi makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh. Makanan sehat tentu yang utama, sekaligus hindari jenis makanan yang cukup berbahaya bagi jantung berikut ini.

1. Makanan gurih asin

Bacaan Lainnya

Hindari jenis makanan gurih asin. Pasalnya camilan gurih asin  mengandung garam yang cukup tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang menurut laman Mayo Clinic merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Terkait batasan mengkonsumsi garam yang menjadi bagian penting dari pola makan demi kesehatan jantung, orang dewasa yang sehat sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram (mg) natrium sehari (sekitar satu sendok teh garam). Anda bisa ganti cemilan gurih asin dengan cemilan yang lebih sehat seperti potongan buah.

2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi bisa meningkatkan kolesterol dalam darah. Kolesterol yang tinggi rentan memicu penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Untuk itu, Anda perlu menggantinya dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti ikan, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Makanan tersebut selain digunakan sebagai pengganti lemak jenuh, juga membantu menurunkan kolesterol total dalam darah.

3. Makanan Rendah Serat

Anda perlu tahu bahwa kurang asupan serat bisa berperan dalam meningkatkan risiko penyakit jantung. Mengutip dari laman Harvard Health Publishing, serat merupakan karbohidrat yang tidak dapat dipecah oleh tubuh, sehingga melewati tubuh tanpa tercerna.

Serat terdiri dari serat yang larut dan serat yang tidak larut. Serat tidak larut ditemukan dalam biji-bijian, sereal gandum, dan sayuran seperti wortel, seledri, dan tomat. Sumber serat larut antara lain barley, oatmeal, buncis, kacang-kacangan, dan buah-buahan seperti apel, beri, buah jeruk, dan pir.

Peran serat dalam mencegah penyakit jantung diperkirakan berasal dari kemampuannya menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Serat juga membuat tubuh cepat kenyang, yang membantu Anda makan lebih sedikit sehingga membantu menurunkan berat badan.

4. Makanan dan Minuman Manis

Ada banyak jenis makanan dan minuman manis yang menggugah selera, seperti kue coklat, es krim, minuman bersoda, dan masih banyak lagi. Minuman dan makanan manis tersebut meski menggoda ternyata cukup berbahaya bagi tubuh dan juga jantung.

Dilansir dari JAMA Internal Medicine, konsumsi gula melebihi ⅕ dari total kalori harian dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Hal tersebut dapat terjadi karena konsumsi gula secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin, yaitu kondisi ketika hormon insulin tidak lagi mampu mengubah gula menjadi energi secara optimal.

Akibatnya, gula darah akan menumpuk di dalam tubuh sehingga berisiko menyebabkan obesitas dan diabetes yang merupakan faktor yang memicu risiko penyakit jantung.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *