Yuk Simak! Cara Atasi Nyeri Leher Saat Bangun Tidur

Nyeri leher saat bangun tidur.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Nyeri leher saat bangun tidur bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya tidur dalam posisi yang buruk, melakukan aktivitas berat, dan tidak mengubah posisi duduk saat bekerja dalam waktu yang lama. Untuk mengatasi nyeri leher saat bangun tidur, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini. Simak!

Bacaan Lainnya

1. Melakukan Peregangan

Melakukan peregangan dapat merelaksasikan otot sekitar leher sehingga nyeri leher bisa berkurang. Sebelum melakukan peregangan, pastikan lakukan dengan perlahan. Melansir Kementerian Kesehatan, ada empat gerakan bisa mengurangi nyeri leher, yaitu:

Menggerakkan leher ke atas secara perlahan selama 5 detik.

Menggerakkan dagu secara perlahan ke arah bawah selama 5 detik.

Tegakkan bahu dan punggung, lalu posisikan kepala secara perlahan menoleh ke kanan. Tahan hingga 5 detik dan ulangi gerakan tersebut ke arah kiri.

2. Mengistirahatkan Leher

Aktivitas berat dapat memicu otot-otot leher menjadi tegang atau kaku. Hal inilah yang menyebabkan nyeri leher.

Untuk mengatasinya, hindari kegiatan menggerakkan leher berulang-ulang seperti menoleh, menunduk, dan mendongak secara berlebihan, serta aktivitas mengangkat beban yang berat.

3. Mandi Air Hangat

Melansir CNN Indonesia, spesialis kesehatan tidur Raj Dasgupta mengungkapkan mandi air hangat dapat mengendurkan atau merelaksasikan otot leher. Dengan demikian, rasa sakit pada leher dapat berkurang dan rentang geraknya meningkat.

4. Kompres Air Dingin dan Hangat

Kompres air dingin dan hangat dapat meredakan nyeri leher karena otot tegang hingga peradangan sendi. Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu menyiapkan kompres dingin dan hangat, lalu kompres area yang nyeri secara bergantian dimulai dari kompres dingin. Ulangi terus hingga 10-15 menit.

5. Tidur Cukup

Salah satu penyebab nyeri leher saat bangun tidur adalah kurang tidur. Untuk mengatasinya, Anda perlu meningkatkan jam tidur, menghindari makan berat menjelang tidur, kopi dan rokok, serta membatasi waktu tidur siang.

6. Gunakan Bantal yang Nyaman

Nyeri leher dapat mengakibatkan kualitas tidur menurun. Untuk menghindari peregangan otot leher dan meningkatkan kualitas tidur, Anda bisa gunakan bantal penyangga yang lebih lembut.

Meski demikian, Harvard Health Publishingmenyarankan agar tidak menggunakan bantal terlalu banyak karena beberapa bantal di bawah kepala dapat menghambat rentang gerak leher.

7. Minum Obat

Minum obat nyeri sendi adalah cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk meredakan nyeri pada leher yang cukup parah. Meski begitu, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan apakah ada obat tertentu yang perlu dihindari.(*)

 

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *