Viral di TikTok, Apa Itu Tren Silent Walking?

Silent Walking salah satu cara untuk melepaskan stres.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Pernahkah Anda pernah mendengar seputar  tersebut silent walking yang sempat ramai dibicarakan di TikTok? Daya tarik dari tren ini adalah berjalan santai agar Anda bisa menyelami pikiran dan membuat  merasa rileks. Silent walking yang diciptakan oleh pengguna TikTok, Mady Maio, dengan cepat berkembang menjadi tren.

Menurut Maio, Anda tidak hanya terbiasa sendirian dengan pikiran sendiri saat melakukan silent walking, tapi  mulai menikmatinya. Dalam videonya yang kini telah ditonton lebih dari 450 ribu kali, Maio berbicara tentang peralihan dari latihan kardio yang intens ke jalan kaki yang lebih santai setiap hari selama 30 menit.

Bacaan Lainnya

Awalnya, pacar Maio menantangnya untuk jalan-jalan pertama kali tanpa mendengarkan musik atau podcast. Meski sempat merasa tidak yakin, Maio tetap melanjutkan dan mencobanya.

Dilansir dari Bustle, Maio mencatat bahwa dua menit pertama terasa sangat kacau saat otaknya menyesuaikan diri dengan keheningan, tapi kemudian dia mulai terbiasa. Kini, Maio sering berjalan-jalan tanpa suara sebagai cara untuk bersantai, menghilangkan stres, dan memanfaatkan pikirannya.

Menurut Denise Chakoian, pelatih pribadi bersertifikat dan pendiri CORE Cycle.Fitness.Lagree, ada alasan mengapa jalan-jalan tanpa suara atau silent walking sangat menarik.

“Diam bisa menjadi obat terbaik kita,” katanya, terutama jika menyangkut stres dan kecemasan.

Silent walking adalah cara sempurna untuk beristirahat dari banjirnya informasi yang terus-menerus mengalir dari email, pesan, atau podcast.

Silent walking juga merupakan bentuk meditasi bergerak yang dapat membantu Anda merasa rileks.

“Jika kita selalu memiliki sesuatu atau seseorang untuk didengarkan, maka kita tidak pernah bisa mendengarkan diri kita sendiri atau merasakan apa yang kita rasakan,” kata Chakoian.

Saat Anda terbiasa berjalan-jalan tanpa headphone, Anda akan menyadari bahwa Anda merasa lebih membumi, hadir, dan damai dengan diri sendiri.
Bahkan, mungkin bisa menyelesaikan satu atau dua masalah. Seperti yang diungkapkan Maio dalam videonya, dia menyadari bahwa brain fog-nya hilang setiap kali dia melakukan silent walking dan ide-ide menakjubkan mulai mengalir ke arahnya, semua karena dia memberi dirinya kesempatan untuk berpikir.

“Sebagai tambahan, jalan kaki akan selalu menjadi salah satu latihan berdampak rendah terbaik yang dapat Anda lakukan,” kata Chakoian.

Jika Anda  tidak suka pergi ke gym, maka silent walking adalah pilihan yang tepat. Untuk mengatasi kebutuhan otak akan dopamin saat Anda berjalan tanpa musik, Maio menyarankan untuk memulainya selama lima menit dan bertambah secara bertahap menjadi tiga puluh menit.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *