Sejumlah Cara Jalan Kaki Ini Bisa Bakar Lemak di Perut, Yuk Terapkan!

Jalan kaki bisa bakar lemak di perut.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Perut buncit tidak hanya mengganggu penampilan saja melainkan juga berdampak buruk bagi kesehatan. Selain konsumsi makanan sehat, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk bakar lemak di perut adalah dengan berjalan kaki. Dilansir dari Eat This Not That, berikut beberapa tips yang bisa digunakan agar aktivitas jalan kaki Anda dapat bakar lemak di perut.

Bacaan Lainnya

1. Menambah kecepatan jalan kaki

Cara termudah dan paling sederhana untuk meningkatkan pembakaran lemak di area perut dengan berjalan kaki adalah dengan menambah kecepatan. Anda bisa mencoba dengan mengombinasikan jalan cepat dengan jalan normal. Cara ini lebih baik ketimbang Anda berjalan dengan kecepatan tinggi terus-menerus.

2.Berjalan menanjak

Jalan kaki di medan yang menanjak juga bagus untuk meningkatkan intensitas olahraga jalan kaki.

Latihan ini juga baik untuk postur tubuh karena mendorong mekanisme jalan yang baik, selain itu hentakan kaki dapat menargetkan otot-otot di pinggul dan paha belakang. Cobalah mencari rute yang menanjak di lingkungan sekitar Anda. Selain meningkatkan intensitas, jalan kaki di luar ruangan juga bisa meningkatkan suasana hati.

3. Pakai rompi pemberat

Memakai rompi pemberat juga bagus untuk meningkatkan intensitas latihan jalan kaki. Dengan menambahkan sedikit beban, Anda akan memperkuat otot, tulang, dan persendian tanpa banyak benturan.

Selain itu, rompi pemberat juga membantu mengaktifkan otot inti karena memaksa Anda membawa rompi atau ransel dengan postur tubuh yang baik. Namun, jangan coba-coba untuk berlari ketika mengenakan rompi pemberat ini.

4. Ubah jalur

Selain memilih jalur menanjak, cobalah berjalan dengan jalur yang berubah-ubah. Misalnya, berjalan di trotoar aspal atau di setapak jalan. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan pembakaran kalori, tetapi juga meningkatkan kekuatan tubuh bagian bawah. Setidaknya seminggu sekali, berjalanlah di tempat yang lebih alami seperti taman, jalan setapak, pantai, dan lain-lain.

5. Tambah durasi

Jalan kaki bisa dilakukan setiap hari, baik itu 15 menit, 30 menit, atau 45 menit per hari. Semakin lama durasi olahraga, semakin banyak pula kalori yang terbakar. Saat merasa kelelahan, otot, tulang, dan persendian akan bekerja lebih keras sehingga membangun lebih banyak kekuatan dan daya tahan dari waktu ke waktu. Cobalah menambah durasi secara perlahan. Karena penambahan durasi secara tiba-tiba dapat menyebabkan cedera yang berlebihan.

6. Jangan lupa pemanasan dan pendinginan

Jalan kaki merupakan latihan sederhana dengan intensitas rendah. Namun, bukan berarti Anda dapat melewatkan sesi pemanasan dan pendinginan. Lakukan peregangan secara dinamis, latihan aktivasi, dan foam rolling agar tubuh siap untuk melakukan aktivitas fisik dan terhindar dari rasa sakit, kram, cedera yang berlebihan. Kemudian, setelah latihan selesai, lakukan peregangan dan foam rolling ekstra agar terhindar dari rasa kaku dan pegal-pegal keesokan harinya.

7. Kombinasi dengan latihan ketahanan

Cara lain membakar lebih banyak lemak adalah dengan menambahkan beberapa latihan beban setiap beberapa menit.
Dengan begitu, aktivitas jalan kaki akan menjadi seperti latihan “total-body” daripada sekadar berjalan-jalan. Cobalah setiap beberapa menit, lakukan 10 kali lunge, 10 kali push-up, dan 10 kali squat (yang bisa Anda lakukan dengan rompi berbeban). Dengan begitu, Anda akan menargetkan lebih banyak otot, meningkatkan latihan kardio, dan meningkatkan pembakaran kalori.(*)

 

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *