Buang Rasa Jenuh Ini Dengan Tiga Cara Saat Jadi IRT

Menyalurkan hobi salah satu usir rasa jenuh.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net-  Sebagai ibu rumah tangga, perasaan bosan mudah sekali muncul. Menurut penelitian yang dilakukan oleh portal berita di Amerika, Gallup, ibu rumah tangga tidak sebahagia ibu bekerja. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa ibu rumah tangga mengalami emosi negatif lebih banyak seperti rasa khawatir, sedih, marah, stres dan depresi dibanding mereka yang bekerja. Bagaimana caranya mengusir rasa jenuh dan bosan tersebut? Berikut ini tips yang bisa dilakukan.

1. Lakukan Hobi

Bacaan Lainnya

Setelah menikah dan memutuskan full menjadi ibu rumah tangga, tentu Anda dihadapkan dengan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, memasak, bersih-bersih, merawat anak dan masih banyak lainnya. Rutinitas semacam ini yang membuatmu jenuh.

Apalagi jika awalnya, Anda
adalah ibu bekerja yang berhadapan dengan target perusahaan atau berbagai hal yang menantang ketika menjadi wanita karier. Tentu ketika harus mengurusi pekerjaan rumah yang sama sehari-harinya, akan mudah bosan.

Meskipun sudah menjadi ibu rumah tangga, tetap jalankan hobi Anda. Jika suka membaca, sisihkan waktu untuk mendatangi perpustakaan umum atau cari buku baru di online shop dan lain-lain. Anda bisa mencoba rutinitas atau eksperimen baru seperti belajar merajut atau belajar keterampilan baru, menonton drama atau film dengan genre yang berbeda, pergi ke tempat gym, coffee shop dan lain-lain.

2. Berbagi pekerjaan dengan pasangan

Menjadi ibu rumah tangga mengharuskan Anda siap siaga selama 24 jam. Apalagi jika memiliki buah hati, beban pekerjaan sebagai ibu rumah tangga seakan berlipat ganda. Untuk yang sudah siap, mungkin hal ini bukan masalah namun untuk ibu-ibu yang belum terbiasa maka rasa lelah ini bisa memicu rasa jenuh.

Sebaiknya, cobalah bekerja sama dengan pasangan untuk berbagi pekerjaan rumah. Atau setidaknya kurangi beban pekerjaan rumah dengan menggunakan jasa asisten rumah tangga.

Jika belum memungkinkan untuk sepenuhnya menggunakan jasa ART, Anda bisa mengurangi beban pekerjaan seperti menggunakan jasa laundry agar terbebas dari tumpukan baju kotor, libur memasak beberapa kali dalam seminggu sebagai waktu istirahat sekaligus wisata kuliner di luar rumah dan lain-lain.

3. Bersosialisasi

Ketika masih bekerja atau beraktivitas di luar rumah, Anda akan bersenda gurau dengan teman, pergi makan siang bersama atau bahkan liburan bersama. Berbeda ketika menjadi ibu rumah tangga. Mungkin Anda masih bisa berinteraksi dengan tetangga sekitar, namun faktanya tidak semua tetangga memiliki waktu luang untuk bercengkrama.

Atau sebaliknya, kesibukan sebagai ibu rumah tangga justru membuat terisolasi di dalam rumah tanpa berinteraksi dengan tetangga sekitar.

Sebaiknya tata ulang rutinitas sehari-hari. Luangkan waktu untuk berinteraksi dengan banyak orang. Anda bisa bertemu dengan teman lama atau sahabat, menyapa tetangga yang lewat, bertukar kabar dengan keluarga jauh dan lain-lain.

Jika tidak memungkinkan untuk bertemu langsung dengan teman atau sahabat, cobalah berkomunikasi via telepon atau video call agar Anda tidak merasa sendirian.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *