Yuk Catat! Ini Tips Jaga Kesehatan Saat Cuaca Panas Disertai Polusi Udara

Polusi udara bisa sebabkan sakit flu.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Saat ini cuaca panas disertai angin kencang serta polusi udara
memicu sejumlah masalah kesehatan seperti sakit tenggorokan, rasa tidak nyaman di tubuh seperti masuk angin, demam, batuk, hingga flu. Nah berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan ketika menghadapi kondisi tersebut.

Bacaan Lainnya

Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Chairman Junior Doctor Network (JDN) Indonesia Andi Khomeini Takdir menyebut, saat cuaca berangin disertai panas dan polusi, tubuh memang jadi rentan sakit. Penting untuk menjaga imunitas agar kesehatan tetap terjaga.

“Debu yang masuk ke tubuh saat terbawa angin memang berbahaya karena bisa membuat kita jadi rentan sakit. Mulai dari radang, demam, flu dan masalah lainnya,” kata Andi.

 

 

 

Jangan sampai dehidrasi
Perbanyak minum air putih minimal 2 liter sehari. Air akan membantu mengatasi kekurangan cairan dan mencegah dehidrasi.

“Yang harus kita waspadai paling utama itu jangan sampai terkena dehidrasi. Jadi perbanyak minum air putih,” kata dia.

2. Jangan lepas masker
Masker memberi perlindungan pertama dari paparan debu. Angin kencang membawa debu dan polusi yang dengan mudah masuk ke tubuh.

Jangan lepas masker, terutama saat berada di luar ruangan.
Perhatikan sirkulasi udara di rumah

Sirkulasi udara harus selalu diperhatikan. Misalnya, kata Andi, saat pagi hari coba buka jendela agar ada proses keluar masuk udara yang lebih sehat.

“Saat sudah siang, sekitar jam 9 boleh jendela kembali ditutup, karena di jam ini sudah mulai polusi, mulai banyak kendaraan yang jalan,” katanya.

4. Berhenti merokok

Hindari paparan asap rokok untuk kesehatan diri. Jika Anda seorang perokok, disarankan untuk mulai berhenti saat ini.

“Jadi uang rokoknya bisa dialokasikan ke hal lain, misal buat belanja sayuran dan makanan sehat lainnya,” kata dia.

5. Tidur cukup

Hindari terlalu banyak begadang. Tidur minimal enam jam setiap malamnya.

“Sebaiknya hindari tidur di atas jam 12 malam. Lebih baik lagi kalau bisa tidur sebelum jam 10 malam,” katanya.(*)

 

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *