Indonesiadaily.net – Sevilla telah resmi mencapai kesepakatan untuk merekrut salah satu bek tengah terbaik generasi ini, Sergio Ramos, pada Senin (4/9/2023).
Sergio Ramos, yang telah selesai masa kontraknya bersama Paris Saint-Germain (PSG), kini kembali ke Sevilla, klub yang telah melahirkannya sebagai seorang pemain sepak bola profesional. Inilah momen sentimental bagi Ramos yang kembali ke klub asalnya, 18 tahun setelah ia memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2005, saat itu ia baru berusia 19 tahun.
Pada usia tujuh tahun, Ramos telah mengawali kariernya di akademi Sevilla dan dengan cepat menunjukkan potensinya. Pada usia 16 tahun, ia sudah berhasil melakukan debut dengan tim cadangan Sevilla pada musim 2002/03. Tak lama setelah itu, tepatnya pada 1 Februari 2004, Ramos mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Sevilla menggantikan Paco Gallardo dalam pertandingan melawan Deportivo La Coruna. Meskipun mengalami kekalahan 0-1, Ramos telah mencatatkan tujuh penampilan di musim tersebut dan dengan cepat menjadi pilihan utama di formasi starting XI.
Di musim 2004/05, Ramos semakin menunjukkan kelasnya dengan mencatatkan 31 penampilan di liga dan berhasil mencetak dua gol. Selain itu, ia juga tampil dalam empat pertandingan Copa del Rey dan enam di Piala UEFA.
Kembalinya Ramos ke Sevilla tentunya membawa nuansa khusus, mengingat ambisinya untuk terus bermain di level sepak bola Eropa yang paling tinggi. Meski kontraknya bersama PSG berakhir di akhir musim 2022/2023 – sama seperti Lionel Messi yang kemudian memilih untuk bergabung dengan klub MLS, Inter Miami – banyak spekulasi menyebutkan bahwa Ramos akan menyusul Messi. Namun, kabar tersebut terbantahkan.
Selain dari Inter Miami, Ramos juga mendapatkan tawaran dari klub di Arab Saudi. Namun, dengan keputusannya kembali ke Sevilla, jelas bahwa Ramos ingin tetap berkompetisi di pentas sepak bola Eropa.
Selama kariernya, Sergio Ramos telah dikenal sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia, terutama saat ia bermain untuk Real Madrid. Selama bersama PSG, meskipun hanya satu musim, Ramos tampil impresif dengan menjadi starter dalam 31 pertandingan Ligue 1 dan berkontribusi besar membantu PSG meraih gelar juara liga. Sungguh ironis, meski penampilannya gemilang, Ramos sempat tanpa klub setelah meninggalkan PSG. (*)






