Rencana Penghapusan Skripsi, Nuroji Sebut Pengawasan Harus Lebih Baik Guna Jaga Mutu Kelulusan

Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji.(M.Yadi/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Mendikbudristek, Nadiem Makarim menghapus skripsi yang merupakan bagian dari program Merdeka Belajar episode 26. Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi X DPR RI Nuroji meminta pemerintah untuk memperkuat pengawasan guna menjaga mutu lulusan perguruan tinggi agar tetap terjamin.

Bacaan Lainnya

“Pasti pengawasan harus baik untuk jaga mutu lulusan tetap terjamin,” kata
Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji Selasa (5/9/2023).

Nuroji mengaku khawatir kebijakan penghapusan skripsi disalahgunakan oleh pihak kampus-kampus kecil di Indonesia.

Lalu juga ia belum mengetahui bagaimana standar kelulusan mahasiswa dari perguruan tinggi.

“Saya khawatir dengan kampus-kampus yang digolongkan kecil yang kurang memperhatikan mutu, akan mempercepat kelulusan mahasiswanya,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan tidak menutup mata dengan makin banyaknya orang dengan gelar akademik, tapi tidak memiliki kualitas yang mumpuni.

“Tapi buat perkembangan zaman teknologi pendidikan, memang penghapusan skripsi itu ide yang bagus. Tapi jangan lupa, kita masih banyak yang nakal. Tidak kuliah, tapi punya gelar,” tutur Politisi Partai Gerindra.

Pria yang juga bakal calon anggota legislatif DPR RI dapil Kota Depok dan Bekasi ini menambahkan kebijakan penerapan skripsi saja masih banyak kecurangan, bagaimana jika dihapus.

Menurutnya, Tim dari Dikti akan makin bekerja keras mengawasi kampus-kampus.

“Menteri bilang di negara maju sudah diterapkan. Saya rasa bisa dilakukan asal sportif. Yang penting kompetensinya ada. Kembali lagi ke Pancasila, yang terutama pemerataan mutu pendidikan saja dulu,” pungkasnya.

 

Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *