Mengenal Virus Nipah yang Sebabkan Kematian Dua Warga di India, Apa Itu?

 

Indonesiadaily.net – Dua warga India meninggal dunia akibat terjangkit virus Nipah. Kemunculan virus ini tentunya membuat khawatir, virus ini bisa sebabkan kematian. Lantas apa itu sebenarnya virus Nipah?

Bacaan Lainnya

Virus Nipah atau NiV adalah virus zoonotik yang menular dari hewan ke manusia. Virus ini juga bisa menular lewat makanan dan kontak antar-manusia. Inang alami virus Nipah adalah kelelawar buah yang berasal dari famili Pteropodidae.

Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1999 silam. Kala itu, wabah menyerang kalangan peternak babi dan siapa pun yang berkontak erat dengan hewan pembawa di Malaysia dan Singapura.

Infeksi virus Nipah memicu sejumlah tingkatan gejala. Pada sebagian orang, virus tidak mengakibatkan gejala alias asimtomatik.

Namun pada sebagian orang, virus dapat menyebabkan penyakit pernapasan akut dan ensefalitis (radang otak) yang fatal. Tingkat kematian akibat paparan virus Nipah bahkan mencapai 75 persen.

Mengutip laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masa inkubasi virus ini berlangsung sekitar 4-14 hari. Namun, ada pula laporan yang menyebut bahwa masa inkubasi bisa berlangsung selama 45 hari.

Berikut beberapa gejala virus Nipah di awal infeksi:

– demam,
– sakit kepala,
– nyeri otot,
– muntah,
– sakit tenggorokan,
– pusing,
– mengantuk,
– tanda neurologis menuju ensefalitis akut,
– masalah pernapasan.

Beberapa orang juga dapat mengalami penumonia atipikal dan masalah pernapasan yang parah.
Sementara ensefalitis dan kejang bisa terjadi pada kasus yang parah, dan berkembang menjadi koma dalam waktu 24-48 jam.

Demikian penjelasan mengenai apa itu virus Nipah beserta gejala yang perlu diperhatikan.(*)

 

Editor : Nur Komalasari

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *