Indonesiadaily.net – Mencoba menyeimbangkan waktu untuk bekerja, bersosialisasi, hingga untuk diri sendiri terkadang bisa membuat stres. Ketika sudah benar-benar menumpuk, stres bisa memengaruhi produktivitas, hubungan personal, dan bahkan kenaikan berat badan. Untungnya, Anda bisa kelola stres dan secara tidak langsung membantu tubuh membakar lemak dengan beberapa kebiasaan sederhana sehari-hari. Berikut ini tipsnya.
1. Jalan-jalan
Kurangnya aktivitas fisik dan peningkatan stres memiliki kaitan yang cukup erat. Jadi, jika Anda merasa taraf stres sudah memuncak, cobalah untuk berjalan-jalan selama beberapa menit.
Olahraga ringan seperti berjalan kaki ini dapat meningkatkan endorfin, mengurangi stres, dan meningkatkan rasa sejahtera. Selain secara kimiawi, menghabiskan waktu luang untuk berjalan santai juga bisa memberi jeda pada pikiran negatif yang menyebabkan stres.
2. Minum teh
Beristirahat sejenak dari kesibukan sambil meminum teh mampu membantu kelola stres. Menyeduh dan meminum teh adalah tindakan meditatif yang dapat membantu rileks dan mengalihkan fokus dari hal-hal yang membuat stres.
Bahkan hasil dari sebuah penelitian Jepang menyebutkan bahwa dari 2.774 orang dewasa yang menjadi subjek, beberapa di antaranya mengonsumsi teh secara teratur memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan yang mengonsumsi minuman lain.
3. Melakukan latihan pernapasan
Cara paling mudah untuk mengelola stres adalah dengan melakukan latihan pernapasan. Bernapas perlahan untuk mengisi paru-paru dengan oksigen dapat menurunkan perasaan cemas—yang biasanya diikuti dengan gejala kehabisan napas dan memperlambat laju detak jantung.
Peneliti di University of the Basque Country bahkan menemukan fakta bahwa latihan pernapasan membantu mengurangi tingkat kortisol, baik pada subjek penelitian laki-laki dan perempuan. Pada akhirnya, latihan pernapasan ini juga bisa membantu untuk menurunkan berat badan.
4. Tersenyum
Stres jelas merupakan kondisi yang membuat susah mencari alasan untuk tersenyum. Namun, mencoba menyunggingkan senyum lebar ternyata bisa membuat lebih bahagia.
Peneliti dari Universitas Kansas menemukan fakta bahwa mahasiswa yang tersenyum selama mengerjakan tugas berat dapat menurunkan respons fisiologi terhadap stimulan stres secara signifikan dibandingkan dengan mahasiswa yang memasang wajah datar.
5. Mengulang-ulang kalimat afirmasi positif
Meskipun terdengar klise, penelitian yang dipublikasikan pada 2014 dalam Annual Review of Psychology menyatakan bahwa afirmasi diri dapat memberikan hasil psikologis yang positif, yakni meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi stres. Anda bisa mengulang kalimat afirmasi itu di depan cermin atau menuliskan berbaris-baris kalimat positif itu dalam jurnal.(*)
Editor : Nur Komalasari






